Standarisasi Armada Jadi Fokus Penguatan Distribusi Energi Nasional

viva.co.id
21 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Distribusi energi nasional menuntut sistem logistik yang andal, terutama dalam memastikan pasokan bahan bakar tetap berjalan lancar ke berbagai wilayah Indonesia. Armada kendaraan niaga menjadi elemen penting karena beroperasi di jalur distribusi dengan karakteristik medan dan volume kerja yang beragam.

Kesiapan armada tidak hanya ditentukan oleh jumlah kendaraan, tetapi juga oleh standar pengelolaan yang konsisten. Perawatan terjadwal, keselamatan pengemudi, serta pemantauan kondisi kendaraan menjadi faktor yang memengaruhi kelancaran distribusi energi.

Baca Juga :
Keselamatan di Jalan Bukan Cuma Mengandalkan Teknologi
Kemenhub Proyeksikan Butuh 326 Pesawat Penuhi Layanan Penerbangan Momen Nataru

Merespons tantangan logistik tersebut, Astra UD Trucks dan Pertamina Patra Niaga menandatangani Nota Kesepahaman terkait dukungan operasional armada kendaraan niaga. Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Jakarta pada Selasa, 27 Januari 2026.

Kesepakatan ini diarahkan pada penguatan sistem pengelolaan armada yang terstandar untuk mendukung aktivitas distribusi energi. Ruang lingkupnya mencakup perawatan kendaraan, dukungan teknis, serta peningkatan aspek keselamatan dan keamanan operasional.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan bahwa pengelolaan armada yang terstruktur menjadi kebutuhan utama di tengah meningkatnya kompleksitas logistik nasional.

“Penguatan standar armada diperlukan agar aktivitas distribusi energi dapat berjalan aman, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Di sisi lain, Chief Executive Astra UD Trucks, Bambang Widjanarko, menilai kesiapan armada niaga membutuhkan pendekatan jangka panjang.

“Pengelolaan armada yang terintegrasi dan berbasis data diharapkan dapat menjaga kesiapan kendaraan dalam mendukung operasional distribusi,” kata Bambang, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi.

Saat ini, armada kendaraan niaga yang menunjang aktivitas logistik distribusi energi telah beroperasi di sejumlah wilayah strategis, termasuk Jawa, Sumatera, dan kawasan Indonesia Timur. Cakupan wilayah tersebut menuntut kesiapan armada yang mampu beroperasi secara konsisten di berbagai kondisi lapangan.

Baca Juga :
Mendorong Budaya Transportasi yang Lebih Aman dan Profesional
Panduan Memilih Truk agar Menguntungkan
Kalayang Bandara Soetta Setop Operasional Sementara, Ini Moda Transportasi Penggantinya

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dorong Kesiapan Kerja Generasi Muda, Program GoTeach DHL Jangkau Lebih dari 230 Anak Muda
• 20 jam laludisway.id
thumb
BUMN Tekstil Jangan Sampai Jadi Predator Industri
• 4 jam lalukompas.id
thumb
4 Fakta Aturan Batik Korpri Terbaru 2026: Jadwal dan Siapa yang Wajib Pakai
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Stasiun Jatake Resmi Beroperasi, Akses Warga Serpong dan Sekitarnya Kini Jadi Lebih Mudah
• 5 jam lalumerahputih.com
thumb
Ombudsman RI Ganti Survei Kepatuhan Jadi Opini: Setara Opini BPK
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.