jpnn.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengeklaim langkah Indonesia bergabung Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian (DP) Gaza menjadi upaya konkret mewujudkan perdamaian di Palestina.
Hal demikian dikatakan Sugiono menjawab keraguan publik terkait kemampuan DP Gaza mewujudkan perdamaian di Palestina.
BACA JUGA: Wahai Rakyat Indonesia, Uang Kita Dipakai Prabowo Untuk Bergabung dengan Dewan Bentukan Trump
"Ini satu langkah yang konkret, yang menurut kami real untuk bisa dilakukan," kata dia di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1).
Adapun, Indonesia menjadi satu di antara negara yang memutuskan bergabung ke DP Gaza bersama Mesir dan Arab Saudi.
BACA JUGA: Surati Prabowo, ProDem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden Langsung
Belakangan masuknya Indonesia ke organisasi menuai polemik karena keberadaaan PM Israel Benyamin Netanyahu.
Sugiono mengatakan keberadaan Indonesia di DP Gaza ialah untuk memastikan grup sejalan dengan tujuan pembentukan, meski ada Israel dan AS di organisasi.
BACA JUGA: Langkah Prabowo Bawa Indonesia Membebek ke Trump dengan Gabung Board of Peace Dikecam
"Posisi Indonesia dan negara-negara lain itu untuk memastikan bahwa BoP ini tetap berjalan pada tujuan utamanya, karena BoP ini sendiri lahir dari upaya untuk menciptakan perdamaian di Gaza dan Palestina," ujar Sekjen Gerindra itu.
Presiden RI Prabowo Subianto sendiri sudag memutuskan ikut membayar iuran sukarela setelah Indonesia bergabung ke BoP atau DP Gaza.
Sugiono mengatakan iuran sukarela dari anggota DP Gaza ini nantinya disalurkan untuk membantu rekonstruksi di Palestina.
"Terus rekonstruksi ini siapa yang bayar? Uangnya dari mana? Dananya dari mana? Oleh karena itu, anggota-anggota yang diundang itu diajak untuk berpartisipasi di situ," ujar dia. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Strategi Keponakan Prabowo pada Pertumbuhan Ekonomi RI
Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Aristo Setiawan



