Keempat Kalinya Jadi Target, Wali Kota di Filipina Lolos dari Serangan Granat

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Wali Kota Shariff Aguak, Provinsi Maguindanao del Sur, Filipina, Akmad Mitra Ampatuan, selamat dari upaya pembunuhan setelah kendaraan lapis baja yang ditumpanginya menahan serangan granat, Minggu (25/1).

Rekaman CCTV menunjukkan sejumlah pelaku turun dari sebuah minivan putih dan menembakkan peluncur granat atau rocket-propelled grenade (RPG) ke arah mobil SUV hitam milik Ampatuan di Barangay Poblacion sekitar pukul 06.20 pagi.

Sekretaris Eksekutif sekaligus juru bicara wali kota, Anwar Kuit Emblawa, mengatakan serangan itu berpotensi fatal jika kendaraan yang digunakan tidak dilengkapi lapisan baja.

“Kalau mobilnya tidak lapis baja, wali kota sudah tidak akan selamat,” kata Emblawa kepada stasiun radio DZMM, sebagaimana dilansir dalam media lokal ABS-CBN.

Ia memastikan Ampatuan tidak mengalami luka apa pun dalam insiden tersebut.

“Berkat rahmat Tuhan, wali kota selamat. Tidak ada luka sama sekali, bahkan lecet pun tidak,” ujarnya.

Namun, dua anggota pengawal wali kota mengalami luka-luka akibat serangan tersebut. Keduanya saat ini dilaporkan dalam kondisi stabil dan tengah menjalani perawatan.

Menurut Emblawa, serangan granat ini merupakan upaya pembunuhan keempat terhadap Ampatuan. Tiga percobaan sebelumnya terjadi pada 2010, 2014, dan 2019. Dalam dua serangan terakhir, Ampatuan sempat terluka, sehingga sejak saat itu ia selalu menggunakan kendaraan lapis baja.

Ia berharap penyelidikan dapat berjalan cepat, terutama karena kejadian berlangsung di lokasi terbuka dan terekam kamera pengawas.

“Kejadiannya berlangsung di siang hari, banyak orang di sekitar lokasi,” kata Emblawa. Ia menyebut insiden terjadi di dekat jalan nasional yang saat itu dipenuhi pedagang buah.

Meski demikian, pihak wali kota belum berspekulasi mengenai motif serangan, termasuk kemungkinan latar belakang politik.

“Itu salah satu risiko yang harus dihadapi para politisi,” ujar Emblawa.

Emblawa menambahkan, Ampatuan sudah kembali menjalankan aktivitas pemerintahan tak lama setelah insiden penyerangan tersebut


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Modal Minim Jadi Tantangan Perbankan Syariah untuk Bersaing
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Laga Penentuan! Barcelona Vs Copenhagen Jadi Ujian Besar Hansi Flick
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda Jabar Klarifikasi Isu 108 Orang Hilang akibat Longsor di Cisarua Bandung Barat
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
BEI Buka Suara soal IHSG Rontok Usai MSCI Bekukan Rebalancing Indeks Saham RI
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.