DIY Diguncang Gempa M4,5, Dua Orang Terluka dan Sejumlah Bangunan Rusak

suara.com
7 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Gempa berkekuatan magnitudo 4,5 pada Selasa (27/1/2026) di Sleman melukai dua warga di Prambanan tertimpa teras rumah roboh.
  • BPBD Sleman mencatat dampak lain gempa dan cuaca ekstrem, termasuk pohon tumbang menimpa kendaraan dan rumah di Ngaglik dan Seyegan.
  • Gempa menyebabkan kerusakan atap rumah dan fasilitas umum di Gunungkidul, dengan kerugian materiil ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Suara.com - Dua warga di Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa bumi mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (27/1/2026).

Peristiwa ini menjadi dampak paling signifikan yang dicatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman dalam laporan situasi terbarunya, Selasa (28/1/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengonfirmasi insiden tersebut terjadi di Dusun Tirto, Kalurahan Gayamharjo, Prambanan, Sleman.

"Teras rumah roboh dan menimpa pemilik rumah, dua korban luka," kata Bambang, Rabu (28/1/2026).

Dua korban luka tersebut adalah pemilik rumah Paiyem (50) dan sang menantu, Yuli (40).

Bambang menjelaskan, Paiyem mengalami cedera cukup serius di bagian kepala dan sempat kehilangan kesadaran akibat benturan material bangunan. Namun, kondisinya kini dilaporkan berangsur membaik dan stabil.

Selain mengevakuasi korban, tim gabungan juga langsung melakukan pembersihan material bangunan yang runtuh.

"Penanganan yang dilakukan sudah dilaksanakan pembersihan puing-puing runtuhan," ujarnya.

Secara umum, dampak gempa dirasakan cukup luas, sejalan dengan data parameter gempa yang diterima BPBD dari BMKG. Guncangan bermagnitudo 4,5 tersebut terdeteksi cukup kuat di beberapa wilayah sekitar pusat gempa di Bantul hingga ke daerah lain.

Baca Juga: BMKG Catat 1.556 Gempa Guncang Aceh Sepanjang 2025, Naik 39 Persen dari Tahun Lalu

Di luar kejadian gempa, Bambang juga melaporkan dampak cuaca ekstrem pada hari yang sama. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang.

Di Ngaglik, pohon tumbang menimpa kendaraan. Sementara di Kapanewon Seyegan, pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga. Seluruh kejadian tersebut telah ditangani petugas di lapangan bersama warga.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryanta, mencatat dampak kerusakan fisik signifikan terjadi di Kabupaten Gunungkidul.

Berdasarkan laporan yang diterima, guncangan gempa menyebabkan kerusakan struktur sejumlah bangunan di Kapanewon Gedangsari dan Nglipar. Kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap rumah warga, seperti di Kalurahan Ngalang dan Pengkol.

Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga terdampak, di antaranya Balai Padukuhan Ngasem, Balai Padukuhan Pagutan, serta Mushola Al Ikhlas di Nglipar. Kerusakan dilaporkan berupa atap runtuh hingga dinding retak.

Total kerugian materiil akibat kerusakan di sepuluh titik lokasi tersebut ditaksir mencapai jutaan rupiah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
360 Pilihan Nama Bayi Laki-laki Amerika Unik dan Paling Populer, Cek!
• 5 jam lalutheasianparent.com
thumb
Waspada! BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sedang hingga Lebat di Jabodetabek | KOMPAS SIANG
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Komisi X DPR Rapat Bareng Kepala BRIN, Bicara Sumbatan Inovasi di Daerah
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Kisah Siswi SD ke Sekolah Bawa Adik Balitanya karena Ibu Harus Terapi di RS
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Kata Bojan Hodak soal Debut Layvin Kurzawa di Laga Persib Vs Persis
• 19 menit laluviva.co.id
Berhasil disimpan.