Banyak Mobil Pelat Luar Daerah di Papua Barat, Ini Penjelasan Dirlantas

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Natallindo Kereway

TVRINews, Manokwari

Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat Komisaris Besar Polisi Arief Bahtiar menanggapi maraknya kendaraan roda empat berpelat nomor luar daerah yang beroperasi di wilayah Papua Barat. Keberadaan kendaraan tersebut dinilai tidak menjadi persoalan selama kelengkapan administrasi terpenuhi sesuai ketentuan.

“Pada prinsipnya, kendaraan dari luar daerah tidak menjadi masalah selama seluruh kelengkapan administrasi dan surat-surat kendaraan terpenuhi sesuai aturan,” ujar Kombes Pol Arief Bahtiar, Selasa, 27 Januari 2026.

Meski demikian, Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat akan melakukan pembahasan dan kajian secara matang serta komprehensif terkait kendaraan berpelat luar daerah yang beroperasi dalam jangka waktu lama di Papua Barat.

Menurut Arief, kajian akan dilakukan secara spesifik dengan melibatkan unsur terkait di tingkat kabupaten dan provinsi guna memperoleh solusi yang tepat dan berkeadilan.

“Kami akan melakukan kajian secara khusus dan melibatkan berbagai pihak, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, terkait kendaraan berpelat luar daerah yang beroperasi cukup lama di Papua Barat,” jelasnya.

Langkah tersebut dipandang penting untuk memastikan seluruh kendaraan tetap mematuhi peraturan lalu lintas, sekaligus mencegah potensi persoalan administrasi dan dampak lain pada masa mendatang.

“Tujuannya agar semua kendaraan yang beroperasi tetap tertib administrasi dan mematuhi peraturan lalu lintas, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tambah Arief.

Dirlantas Polda Papua Barat menegaskan komitmen menjaga ketertiban serta kepastian hukum di bidang lalu lintas, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Papua Barat.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
• 19 jam lalusuara.com
thumb
Kukuhkan 9 Guru Besar Baru, UNS Memiliki 388 Profesor
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
IDX Terapkan Trading Halt, IHSG Anjlok 8%
• 35 menit laluerabaru.net
thumb
Diisukan Jadi Menteri Prabowo, Budi Djiwandono: Tugas Kita Sekarang Tetap di Komisi I
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Prajurit TNI AL Asal Gorontalo Diduga Jadi Korban Longsor di Bandung Barat
• 16 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.