Kapal Cepat ke Kepulauan Seribu Tak Beroperasi Sementara Imbas Terkendala Cuaca

liputan6.com
6 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta meniadakan sementara operasional kapal cepat rute Kepulauan Seribu yang diberangkatkan dari Pelabuhan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Kebijakan ini diambil karena kondisi cuaca yang belum stabil dan dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan (UPAP) Dishub DKI Jakarta, Muhamad Wildan Anwar menyampaikan, layanan kapal cepat telah dihentikan sejak Minggu, 25 Januari 2026 karena cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hingga kini, operasional kapal cepat masih belum dapat kembali dijalankan.

Advertisement

BACA JUGA: Cegah Abrasi dan Rob, Tanggul Pengaman Pantai Sepanjang 84 Meter Dibangun di Pulau Tidung

"Hari ini kapal cepat menuju Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Muara Angke juga belum dapat dioperasikan kembali karena cuaca masih belum kondusif," kata Wildan dalam keterangannya, dikutip Rabu (28/1/2026).

Wildan menjelaskan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kecepatan angin di wilayah Kepulauan Seribu mencapai 11 hingga 15 knot dengan tinggi gelombang berkisar antara 1,25 sampai 2,5 meter. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan penumpang dan awak kapal.

Selain faktor cuaca, penghentian sementara operasional juga mempertimbangkan belum diterbitkannya izin berlayar dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Hal ini menjadi salah satu syarat utama sebelum kapal diizinkan kembali beroperasi.

"Operasional kapal akan kembali dibuka setelah kondisi cuaca dinyatakan aman. Informasi terbaru terkait layanan angkutan perairan dapat dipantau melalui kanal resmi Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta," jelasnya.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tragedi Lula Lahfah Jadi Alarm, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan Zat Berbahaya
• 2 jam lalueranasional.com
thumb
TNI AD Beri Penjelasan Terkait Personel Babinsa di Kasus Pedagang Es Gabus
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Video Pedagang Es Gabus Dihakimi di Jalanan Bikin Geram, Ini 7 Faktanya
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Pecah Rekor, KH Aunul Abied Jadi Putra Madura Pertama Raih Gelar Doktor di Universitas Al-Azhar
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Wanita di Ponorogo yang Tewas di Rumahnya Diduga Dibunuh Anaknya
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.