Mendagri Apresiasi BULOG & BAPANAS Jaga Harga Pangan di Wilayah Bencana Sumatera

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan di wilayah terdampak bencana menunjukkan hasil positif. Indeks Perkembangan Harga (IPH) di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tercatat mengalami penurunan signifikan. Capaian tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Jakarta, Selasa (27/01) sebagai indikator mulai pulihnya kondisi distribusi dan pasokan kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri, Tito Karnavian memberikan apresiasi khusus kepada Perum BULOG dan BAPANAS atas langkah cepat dan peran aktifnya dalam menjaga ketersediaan serta kelancaran distribusi pangan di daerah terdampak bencana.

“Pemerintah, terutama BULOG dan BAPANAS, melakukan langkah yang sangat luar biasa. Pengiriman suplai minyak goreng dan beras didorong ke daerah-daerah yang sulit, bahkan melalui jalur udara, menggunakan helikopter maupun pesawat Hercules,” ujar Mendagri.

Penurunan IPH ini mencerminkan keberhasilan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BULOG dalam memastikan pasokan pangan tetap tersedia meskipun menghadapi tantangan keterbatasan akses logistik akibat bencana alam.

Peran BULOG menjadi sangat krusial, terutama saat jalur distribusi darat mengalami gangguan. Dengan mengoptimalkan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) serta memanfaatkan jalur distribusi alternatif, termasuk jalur udara, BULOG memastikan penyaluran beras dan komoditas pangan strategis lainnya tetap berjalan guna menekan potensi lonjakan harga di tingkat konsumen.

Menanggapi apresiasi tersebut, Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

“Apresiasi dari Bapak Menteri Dalam Negeri menjadi motivasi bagi kami untuk terus memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana. BULOG menjalankan penugasan pemerintah dengan mengedepankan kecepatan distribusi, fleksibilitas jalur logistik, serta sinergi erat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Rizal.

Dirut BULOG menegaskan bahwa dalam situasi darurat, BULOG tidak hanya fokus pada kecukupan stok, tetapi juga pada ketepatan dan kecepatan penyaluran agar tidak terjadi gejolak harga.

“Kami memastikan stok pangan strategis, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman dan siap digerakkan kapan pun dibutuhkan. Ketika jalur darat terhambat, BULOG berkoordinasi untuk memanfaatkan jalur alternatif, termasuk distribusi melalui udara, sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” tambahnya.

BULOG berkomitmen untuk terus memperkuat sistem distribusi pangan, meningkatkan kesiapsiagaan logistik, serta menjaga stabilitas harga pangan nasional. Langkah ini merupakan bagian dari dukungan BULOG terhadap kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses pangan yang aman, cukup, dan terjangkau, khususnya dalam kondisi darurat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KUHP Baru Disorot, Kuasa Hukum Budi Minta Oknum JPU Disanksi
• 8 jam lalueranasional.com
thumb
Sinergi Masyarakat Pontianak dan Pemerintah Gelar Kerja Bakti Serentak Demi Kelestarian Lingkungan
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Pilu! Balita Tenggelam di Kali Cikarang Bekasi Ditemukan Meninggal
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Neraka dan Surga dalam Watak Manusia
• 1 jam laluerabaru.net
thumb
Buruh Demo Lagi Tuntut UMP Jakarta Jadi Rp5,89 Juta, Said Iqbal: Kalau Perlu di Atas Rp6 Juta
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.