MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina

merahputih.com
5 jam lalu
Cover Berita

MERAHPUTIH.COM - WAKIL Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) meminta semua negara pendukung Palestina yang masuk Board of Peace atau Dewan Perdamaian untuk tetap waspada. Ia menyebut, di dalam kelompok yang digagas Presiden AS Donald Trump tersebut, ada keterlibatan Israel.

Menurutnya, semua negara harus melipatgandakan kesiapan perjuangan agar Israel tidak menyabotase tujuan lembaga baru tersebut dengan menjadikannya sarana legitimasi agenda politik kolonialistik Israel menuju klaim negara Israel Raya.

“Sebab jika dibiarkan terjadi, hal itu justru akan memicu konflik yang semakin meluas dan menjauhkan terwujudnya perdamaian yang diharapkan," kata HNW, dalam keterangan persnya, dikutip Rabu (28/1).

Dia mengingatkan, setelah penandatanganan Dewan Perdamaian tersebut, perdamaian yang dideklarasikan belum dirasakan warga Gaza karena serangan mematikan terhadap rakyat Palestina masih terus berlangsung. Oleh sebab itu, Indonesia beserta negara-negara anggota OKI dN Liga Arab yang berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian harus memastikan perdamaian benar-benar terjadi di Jalur Gaza dan negara Palestina berdiri, sekalipun dalam format two state solution.

Baca juga:

Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina



Jangan sampai partisipasi ini justru dimanipulasi dengan membiarkan Israel kembali tidak menaati kesepakatan dan menjadikan Indonesia serta negara-negara OKI sebagai stempel legitimasi moral atas tindakan yang tidak bermoral. "Dewan Perdamaian harus benar-benar hadir sesuai namanya, bukan sekadar slogan, apalagi menjadi alat legalisasi penggusuran perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka,” kata HNW yang juga politikus PKS ini.

Di samping itu, ia menilai sikap negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB yang menolak menjadi anggota Dewan Perdamaian besutan AS, seperti Inggris, Prancis, China, dan Rusia, patut menjadi pertimbangan. Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan telah menegaskan hanya bersedia bergabung jika Palestina merdeka benar-benar terwujud dan hak kedaulatan rakyat Palestina dijamin.

Itu merupakan bukti dipraktikkannya politik luar negeri yang bebas dan aktif demi kepentingan nasional sesuai konstitusi.

“Dengan begitu, utang moral Indonesia kepada Palestina dapat terbayar lunas melalui terwujudnya negara Palestina merdeka," tutup Hidayat.(knu)

Baca juga:

Indonesia Gabung Board of Peace, Eks Wamenlu Ingatkan Risiko Dominasi AS




Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bahlil soal Adies Kadir Hakim MK: Kami Wakafkan Kader Terbaik Golkar
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
BGN: Mitra SPPG Harus Memberdayakan Kantin di Sekolah Penerima MBG
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Menkeu Purbaya Sebut Kondisi Ekonomi Global Nggak Jelek-jelek Amat: Inflasi Kita Rendah
• 4 jam laludisway.id
thumb
Wamenkum Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru ke Pepabri
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Bos MRT: Anggaran PSO 2026 yang Dipangkas Bakal Ditambah jadi Rp700 Miliar
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.