jpnn.com - Ikatan Mahasiswa Sumba se-Jabodetabek (IMS-J) menggelar kegiatan perayaan Natal Bersama dan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) pada tanggal 23-25 Januari 2026 di Villa Kwitang, Puncak Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan ini mengusung tema “Membentuk Karakter Mahasiswa Sumba yang Berjiwa Kritis, Visioner dan Berintegritas.”
BACA JUGA: Gustaf Tamo Mbapa Terpilih Aklamasi Jadi Ketum DPP PATRIA PMKRI Periode 2025-2030
Ketua Umum IMS-J Juan Umbu Pekuali mengatakan kegiatan sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai kebersamaan, spiritualitas serta pengembangan kapasitas kepemimpinan generasi muda Sumba khususnya di wilayah Jabodetabek.
“Momentum Natal Bersama menjadi ruang refleksi iman dan persaudaraan, sementara Latihan Dasar Kepemimpinan difokuskan pada pembentukan karakter dan wawasan kepemimpinan mahasiswa,” ujar Juan.
BACA JUGA: PP PMKRI Perkuat Diplomasi Lintas Organisasi Masyarakat Sipil di Asia Pasifik
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Natal Bersama dan Latihan Dasar Kepemimpinan IMS-J, Yonatan Kondo menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menjawab tantangan zaman yang menuntut mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, daya pikir kritis serta integritas moral yang kuat.
“Mahasiswa Sumba diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang visioner dan bertanggung jawab, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat," ujar Yonatan Kondo.
BACA JUGA: PP PMKRI Jajaki Kerja Sama Bidang Hukum dengan Peradi
Yonatan menjelaskan kegiatan yang yang berlangsung selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari ibadah Natal, diskusi kepemimpinan, pemaparan materi pengembangan diri hingga dinamika kelompok yang mendorong kerja sama dan kemampuan berpikir kritis.
“Suasana kebersamaan dan kekeluargaan menjadi nilai utama yang terasa sepanjang kegiatan berlangsung,” ujar Yonatan Kondo.
Yonatan berharap melalui kegiatan Natal Bersama dan Latihan Dasar Kepemimpinan ini, Ikatan Mahasiswa Sumba Jabodetabek dapat melahirkan kader-kader mahasiswa yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berintegritas serta mampu membawa kontribusi positif bagi daerah asal dan bangsa Indonesia.
Menurut Yonatan Kondo, kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan menghadirkan sejumlah narasumber yang berlatar belakang aktivis dan juga kelahiran asal Sumba.
Adapun materi dan narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan IMS-J adalah:
a. Analisis Sosial oleh Friederich Batari (Alumnus FISIP UNDANA Kupang dan Alumnus Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Jakarta, mantan Pengurus Pusat PMKRI);
b. Kesekretariatan Organisasi IMS-J oleh Juan Umbu Keba Pekuali (Ketua Umum IMS-J)
c. Teknik Komunikasi Efektif oleh Ferdinandus Wali Ate (Pengurus Pusat PMKRI 2024-2026)
d. Teknik Persidangan oleh Andre Dewa
e. Sejarah Pergerakan Mahasiswa dan Manejemen Aksi oleh Ferdinandus Ghoghi (Aktivis GMNI, Alumnus Universitas Katolik Weetebula, Alumnus Pascasarjana Program MIPA Unindra Jakarta)
f. Who Are You oleh Jemianus Tamo Ama (mantan ketua Umum IMS-J)
g. Who Am I oleh Rikardus Redja (Pengajar)
h. Manajemen Organisasi Kepemimpinan oleh Anisetus Beingo Ole (Aktivis).(fri/jpnn)
Redaktur & Reporter : Friederich Batari




