34 Jasad Longsor Cisarua Teridentifikasi, Korban dari TNI AL Belum Diungkap  

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BANDUNG - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat menerima 50 kantong jenazah pada hari ke-4 operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan hari ini operasi pencarian masih berlanjut sejak pagi hari.

BACA JUGA: Dinkes KBB Siapkan 50 Peti Jenazah untuk Korban Longsor Cisarua

Sampai dengan malam tadi, Polda Jabar sudah menerima 50 kantong jenazah dari Tim SAR Gabungan.

Dari puluhan jenazah itu, terdapat penambahan empat orang yang teridentifikasi, dari data awal 30. Artinya, sebanyak 16 jenazah masih dalam proses identifikasi.

BACA JUGA: Rawan Terkontaminasi, Tim SAR Longsor Cisarua Divaksinasi

"Hingga Selasa malam pukul 19.00 WIB, total kantong jenazah yang diterima Posko DVI Polda Jawa Barat berjumlah 50 kantong, setelah adanya kedatangan tambahan 10 kantong jenazah," kata Hendra dalam keterangannya, Rabu (28/1).

Hendra menambahkan proses post-mortem dan ante-mortem yang berhasil dilakukan mengalami peningkatan.

BACA JUGA: Mentan Amran: Kawasan Longsor Cisarua KBB Jangan Ditanami Sayuran Lagi

Hingga malam tadi, total 34 korban telah teridentifikasi, bertambah dari sebelumnya 30 korban.

Sebanyak empat korban yang berhasil diidentifikasi dan resmi dirilis pada malam tadi mencakup PM 41 atas nama Awang Sih (70 tahun), teridentifikasi melalui properti, tanda medis, dan medis gigi.

"PM 42 atas nama Wati alis Enok (58 tahun), teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan tanda medis. PM 43 atas nama Bayu Nur Cahaya (58 tahun), teridentifikasi melalui sidik jari dan data odontologi, dan PM 44 atas nama Epon (30 tahun), teridentifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, dan data medis," jelasnya.

Tim DVI Polda Jabar memastikan proses identifikasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban dapat teridentifikasi.

"Dengan adanya kantong jenazah yang belum selesai diproses, tim DVI kembali bekerja hingga dini hari, sebagaimana dilakukan pada malam sebelumnya," tuturnya.

Dalam peristiwa bencana Cisarua, terkonfirmasi adanya 23 prajurit TNI AL yang ikut menjadi korban.

Puluhan marinir itu diduga tertimbun material longsor dan masih dalam proses pencarian.

Empat prajurit sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menuturkan mereka tidak berwenang untuk mengungkap identitas korban yang ditemukan, termasuk apakah dari warga sipil atau prajurit marinir.

Menurut Ade, pihaknya hanya fokus melakukan pencarian korban tertimbun, selanjutnya jasad diserahkan kepada Tim DVI Polda Jabar untuk proses identifikasi.

"Teman-teman sudah mengetahui bersama bahwa ada anggota dari TNI yang menjadi korban. Jadi kami Tim SAR Gabungan ini hanya fokus terhadap pencarian. Nanti yang bisa mendeklar atau merilis dari bodypack yang telah kami serahkan ke DVI," ujar Ade.

"Jadi nanti dari Tim DVI yang akan merilis mana itu warga sipil atau itu dari TNI," pungkasnya. (mcr27/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemprov Jabar Gelontorkan Rp340 Juta untuk Korban Longsor Cisarua KBB


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jule Akhirnya Minta Maaf ke Mantan Suami
• 19 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Thailand Masters: Sempat Nikung di Gim 2, Alwi Farhan Tekuk China
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Harapan Orang Tua Korban Bullying Sekolah Swasta Kelapa Gading Kandas usai Putusan Banding Diketok
• 22 jam laludisway.id
thumb
BI Ramal Ekonomi RI Tumbuh hingga Sentuh 5,9% di 2027
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Diduga Korsleting Listrik, Kapal Nelayan di Jakarta Utara Hangus Dilalap Api
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.