Karena Dusan Lagator, PSM Makassar Berpeluang Memboyong Kembali Asnawi Mangkualam

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Peluang kembalinya Asnawi Mangkualam ke PSM Makassar bisa kembali mengemuka di tengah dinamika bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Isu ini menguat seiring langkah PSM yang dikabarkan segera merampungkan perekrutan bek tengah asal Montenegro, Dusan Lagator.

Nama Asnawi kembali mencuri perhatian setelah mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), merilis daftar lima pemain terbaik versinya selama menukangi Skuad Garuda. Dalam daftar tersebut, Asnawi—yang juga mantan kapten Timnas—menempati posisi keempat.

Menariknya, pilihan STY memicu diskusi luas di kalangan pecinta sepak bola nasional. Beberapa nama besar yang saat ini berkarier di Eropa, seperti Calvin Verdonk (LOSC Lille) dan Emil Audero (US Cremonese), justru tidak masuk dalam daftar tersebut.

Absennya Emil Audero relatif dapat dimaklumi karena sang kiper belum berada di bawah kepelatihan STY. Namun, tidak masuknya Calvin Verdonk menjadi tanda tanya tersendiri, mengingat performanya yang konsisten di Ligue 1 Prancis dan kemampuannya bermain di beberapa posisi.

Dalam cuplikan konten di kanal YouTube Atta Halilintar, STY secara terbuka menyebut lima pemain yang menurutnya paling berpengaruh selama masa jabatannya. Urutan tersebut adalah Jay Idzes, Maarten Paes, Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkualam, dan Kevin Diks.

Asnawi sendiri memiliki relasi kuat dengan STY. Ia menjadi salah satu pemain kepercayaan dan menyandang ban kapten Timnas Indonesia dalam rentang 2021 hingga 2024. Sementara Kevin Diks tetap masuk daftar meski baru mencatatkan menit bermain terbatas saat menghadapi Jepang pada November 2024.

Di sisi lain, PSM Makassar tengah bersiap melakukan manuver besar di bursa transfer. Klub berjuluk Juku Eja itu dikabarkan segera memperkenalkan Dusan Lagator sebagai amunisi baru di lini pertahanan.

Jika resmi bergabung, Lagator akan langsung menyandang status pemain termahal PSM Makassar saat ini. Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar bek berusia 30 tahun tersebut mencapai Rp7,82 miliar, melampaui kapten tim Yuran Fernandes yang berada di angka Rp6,95 miliar.

Tanpa harus memainkan satu pertandingan pun, Lagator akan langsung berada di puncak daftar pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Pasukan Ramang. Dengan tinggi badan 190 sentimeter dan pengalaman bermain di Eropa, ia diproyeksikan menjadi solusi atas masalah kronis di jantung pertahanan PSM.

Masuknya Lagator juga membuka ruang manuver finansial dan strategis bagi manajemen PSM. Dengan komposisi pemain asing yang semakin bernilai tinggi, peluang untuk memulangkan Asnawi Mangkualam—yang saat ini berkarier di Thailand—dinilai semakin realistis.

Asnawi bukan sosok asing bagi publik Makassar. Ia merupakan produk asli PSM dan pernah menjadi ikon tim sebelum berpetualang ke luar negeri. Jika kepulangan itu terwujud, Asnawi berpotensi menjadi tambahan signifikan, bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga kepemimpinan dan ikatan emosional dengan suporter.

Bursa transfer paruh musim pun kian menarik untuk dinanti. Kehadiran Dusan Lagator bisa menjadi domino awal bagi langkah besar berikutnya PSM Makassar—termasuk kemungkinan membawa pulang putra daerah yang kini kembali masuk jajaran elite Timnas Indonesia versi Shin Tae-yong.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ramadan dan Beban Emosional untuk Membuka Pintu Maaf
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kejagung: Kejati Sudah Tunjuk Plh Pengganti Kajari yang Diperiksa
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Google Akui Dekati Kemendikbud Sejak Sebelum Era Nadiem untuk Pengadaan
• 18 jam laludetik.com
thumb
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
• 15 jam lalumerahputih.com
thumb
124 Hakim Diusulkan KY Diberi Sanksi
• 6 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.