FAJAR, MAROS — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar program edukatif bertajuk SERUNI: Seni Ecoprint Berwarna-Warni di SDN 228 Inpres Salu, Desa Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan ini menyasar siswa kelas IV dengan memperkenalkan teknik ecoprint sebagai bentuk pembelajaran kreatif berbasis lingkungan. Melalui pemanfaatan daun dan bunga sebagai pewarna alami, siswa diajak mengenal seni sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap alam sejak usia dini.
Koordinator kegiatan, Harlinda, mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Hasanuddin, menjelaskan bahwa program SERUNI dirancang untuk memadukan unsur seni, kreativitas, dan edukasi lingkungan dalam suasana belajar yang menyenangkan.
“Anak-anak diajak memahami bahwa alam di sekitar mereka dapat dimanfaatkan sebagai media berkarya yang ramah lingkungan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, siswa diperkenalkan pada teknik ecoprint metode pounding. Daun dan bunga disusun di atas kain atau tas kain, kemudian dipukul perlahan hingga motif dan warna alaminya tercetak. Aktivitas ini tidak hanya melatih motorik halus, tetapi juga mengasah kepekaan visual serta rasa ingin tahu siswa.
Salah seorang peserta, Aisyah, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.
“Ternyata daun bisa mengeluarkan warna di kain. Seru sekali,” katanya.
Program SERUNI merupakan bagian dari rangkaian KKN-T Unhas yang berfokus pada penguatan edukasi kreatif dan ramah lingkungan di tingkat sekolah dasar. (*)
Penulis: Nur Haliza, Magang Fajar, Unhas




