Novena Husodho Komisaris PT ASA Jadi Terdakwa, Raup Ratusan Juta dari Pialang Asuransi Ilegal

realita.co
8 jam lalu
Cover Berita

SURABAYA (Realita)— Praktik pialang asuransi tanpa izin resmi yang dijalankan terdakwa Novena Husodho menghasilkan aliran uang ratusan juta rupiah. Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Surabaya menyebut, terdakwa meraup komisi dari pengelolaan premi asuransi yang total nilainya menembus lebih dari Rp1 miliar.

Dalam surat dakwaan jaksa terungkap bahwa Novena menjalankan aktivitas keperantaraan asuransi melalui PT Anugerah Satya Abadi (PT ASA) sejak Maret 2023 hingga Agustus 2024. Perusahaan yang berkantor di kawasan Citraland, Sambikerep, Surabaya, itu disebut tidak memiliki izin usaha pialang asuransi maupun pialang reasuransi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca juga: Jual Mobil Kredit, Choirul Anam Dituntut Dua Tahun Penjara, Leasing Anggap Belum Setimpal

“Total nilai premi dari seluruh polis yang ditangani mencapai Rp1,007 miliar, dengan komisi atau fee keperantaraan sebesar Rp148,2 juta,” kata Jaksa Damang Anubowo, Rabu 28 Januari 2026.

Komisi tersebut berasal dari pengurusan penutupan polis, perpanjangan polis, hingga klaim asuransi kesehatan karyawan sejumlah perusahaan. Sedikitnya sembilan pemegang polis menunjuk PT ASA sebagai perantara, termasuk hotel berbintang dan perusahaan besar seperti Hotel Tentrem Yogyakarta, Hotel Tentrem Semarang, Yogyakarta Marriott Hotel, serta perusahaan asing Bernhardt Asia, LLC.

Jaksa menyebut, dana komisi itu masuk ke rekening PT ASA di Bank BCA. Namun aliran uang tidak berhenti di rekening perusahaan. Sebagian dana digunakan untuk membayar gaji pengurus dan biaya operasional kantor, sementara sebagian lainnya ditransfer ke rekening pribadi Novena, meski statusnya di perusahaan hanya sebagai komisaris.
Padahal, menurut jaksa, Novena tetap mengendalikan operasional PT ASA secara aktif. 

“Meskipun secara formal menjabat komisaris, terdakwa berperan langsung dalam pengelolaan dan pengambilan keputusan bisnis,” ujar Damang.

Baca juga: Simpan Kokain 20gram, WNA Belanda Kitty Van Riemsdijk Divonis 5 Tahun Penjara

Untuk melancarkan bisnis tersebut, Novena juga disebut membuat surat penunjukan dan perjanjian referensi dengan sejumlah perusahaan asuransi, di antaranya BNI Life Insurance, Asuransi Multi Artha Guna Tbk, dan Etiqa International Indonesia. Langkah itu digunakan untuk memuluskan penutupan asuransi kumpulan.

Perkara ini bermula dari pengunduran diri Novena dari PT Andika Mitra Sejati (AMS), perusahaan pialang asuransi berizin tempat ia bekerja sejak 2011. Tak lama setelah keluar dari perusahaan tersebut pada Februari 2023, Novena mendirikan PT ASA.
Ironisnya, meskipun dalam akta pendirian disebut bergerak di bidang aktivitas profesional dan ilmiah, jaksa menilai PT ASA beroperasi layaknya pialang asuransi penuh tanpa izin resmi. 

“Padahal terdakwa tidak memiliki izin usaha pialang asuransi dari OJK,” tegas Damang.

Baca juga: Liem Tjie Sen Dituntut 5 Tahun Penjara, Johan Widjaja Nilai Tak Sejalan Fakta Persidangan

Atas perbuatannya, Novena Husodho didakwa melanggar Pasal 73 ayat (2) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Selain Novena sebagai terdakwa perorangan, jaksa juga menjerat PT Anugerah Satya Abadi sebagai terdakwa korporasi yang diwakili direkturnya, Ari Binuka. “Terdakwanya korporasi, yang diwakili direkturnya,” ujar Damang.yudhi

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PU Buka Suara soal Biaya Bengkak Proyek Tol Serang-Panimbang Rp1,6 Triliun
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Ramai-Ramai Timur Tengah Tolak Wilayahnya Dipakai AS Buat Serang Iran
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Thailand Masters: Raymond/Joaquin Tekuk Wakil Tuan Rumah 2 Gim Langsung
• 45 menit lalukumparan.com
thumb
Monetisasi Akun YouTube Kini Mudah, Bisa Dilakukan Lewat Android atau iPhone
• 23 jam lalugenpi.co
thumb
Jejak Islam di Bengkalis: Dari Jalur Perdagangan hingga Menjadi Fondasi Adat Melayu
• 22 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.