JAKARTA, DISWAY.ID - Perum Bulog bersama Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) menegaskan penguatan kerja sama strategis dan sinergitas kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan penyerapan gabah dan beras dalam negeri untuk Pengadaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Tahun 2026.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Penyerapan Gabah/Beras Dalam Negeri yang diselenggarakan di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, pada Selasa, 27 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyatukan persepsi dan langkah antara Bulog dan Perpadi dalam menjalankan penugasan pemerintah di bidang pangan.
BACA JUGA:Dompet Dhuafa Bersama Pemerintah Pulihkan Polindes Guna Tunjang Kesehatan Penyintas Banjir
BACA JUGA:Purbaya Buka Peluang Gunakan APBN, Bayar Iuran Rp16,7 Triliun untuk Dewan Perdamaian Bentukan Donald Trump
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani didampingi jajaran Direksi Bulog, Ketua Umum Perpadi Soeharto Ali Moeso dan dihadiri juga oleh anggota Perpadi dari berbagai daerah di seluruh Indonesia secara luring, serta jajaran pimpinan wilayah dan cabang Perum Bulog yang mengikuti secara daring
Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani dalam sambutannya menekankan bahwa keberhasilan penyerapan Cadangan Beras Pemerintah tahun 2026 sangat bergantung pada kolaborasi yang solid dengan mitra strategis, khususnya Perpadi.
Sinergi tersebut dinilai krusial untuk memastikan kelancaran penyerapan gabah petani sekaligus menjaga stabilitas pasokan beras nasional.
“Perum Bulog mengemban amanah untuk menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan nasional. Dalam menjalankan peran tersebut, Bulog menyadari pentingnya kolaborasi dengan mitra strategis, khususnya pelaku usaha di sektor pertanian dan industri pangan. Dalam konteks penyerapan hasil panen petani, Perpadi menjadi salah satu mitra strategis utama Bulog,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
BACA JUGA:Soal Posisi Wamenkeu, Purbaya: Februari Berpeluang Dilantik, Nama Juda Agung Masih Fluid
BACA JUGA:Jika Usulan Usia Pensiun 75 Tahun Disetujui DPR, Ini Permintaan Komisi Yudisial kepada Hakim
“Kami meminta seluruh pimpinan wilayah Perum Bulog di seluruh Indonesia untuk memperkuat koordinasi dengan Perpadi, memastikan kesiapan infrastruktur pengadaan, serta menjaga integritas dan tata kelola yang baik agar penyerapan gabah dan beras berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua umum Perpadi Sutarto Ali Moeso menyatakan komitmen penuh untuk mendukung program kerja strategis Perum Bulog, termasuk penugasan penyerapan gabah dan beras dalam negeri dengan target 4 juta ton pada tahun 2026.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui kesiapan penggilingan, penguatan kapasitas penyimpanan, serta kepatuhan terhadap ketentuan teknis yang ditetapkan.
“Kerja sama yang harmonis ini telah lama kami nantikan. Perpadi berkomitmen untuk mendukung penuh kebijakan dan program strategis Perum Bulog sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan swasembada pangan Indonesia,” kata Sutarto.
- 1
- 2
- »





