Tekanan jual langsung terasa sejak awal sesi, di tengah sikap pelaku pasar yang masih mencermati langkah otoritas pasca pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Pada pembukaan perdagangan, IHSG tercatat turun 357,76 poin atau 4,30 persen ke level 7.962,79. Sejalan dengan itu, indeks saham unggulan LQ45 juga melemah 33,48 poin atau 4,12 persen ke posisi 779,05. IHSG turun tajam sejak awal perdagangan Berdasarkan data RTI Business, tekanan jual berlanjut hingga IHSG melemah 8,0 persen ke level 7.654,66.
Indeks tercatat langsung melemah sejak dibuka di posisi 8.027,82, mencerminkan tingginya volatilitas pasar pada awal sesi.
Kondisi tersebut mendorong Bursa Efek Indonesia mengambil langkah pengamanan untuk menjaga keteraturan perdagangan.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp3 Juta per Gram, Cetak Rekor Baru BEI berlakukan trading halt Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmad, menyampaikan bahwa BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan saham pada pagi hari.
"Hari ini, Kamis, 29 Januari 2026, telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09.26 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 09.56 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan. Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8 persen," jelas Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, Kamis, 29 Januari 2026.
Trading halt merupakan mekanisme yang diterapkan bursa untuk meredam gejolak ekstrem dan memberikan waktu bagi pelaku pasar mencerna kondisi yang terjadi. BEI, OJK, dan SRO siapkan informasi terkini pasar Seiring dinamika pasar yang berlangsung, BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self Regulatory Organization (SRO) dijadwalkan akan menyampaikan perkembangan terbaru terkait pergerakan pasar.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, bersama OJK dan SRO mereka akan menyampaikan penyampaian update kondisi pasar siang ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)



