Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan (Jaksel) melakukan penertiban parkir liar di kawasan Pasar Cipulir, Jalan Ciledug Raya, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama pada Kamis.
"Sebagaimana yang kita lihat di lapangan hari ini, banyak kendaraan roda dua yang parkir di badan jalan hingga berlapis-lapis. Hal ini jelas mengganggu kelancaran lalu lintas dan langsung kami tindak," kata Pengendali Operasional Sudinhub Jakarta Selatan Ebenezer Lumban Tobing di Jakarta, Kamis.
Dalam penertiban tersebut, kata dia, dilakukan penindakan angkut jaring untuk memberikan efek jera kepada para pelaku parkir liar yang kerap menggunakan fasilitas umum secara tidak semestinya dan menyebabkan kemacetan lalu lintas.
Dia menjelaskan dalam operasi parkir liar yang melibatkan sekitar 40 personel gabungan dari unsur tiga pilar tersebut, petugas menindak 23 unit kendaraan roda dua yang parkir sembarangan dan mengganggu ketertiban umum.
"Kami berikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku dan diarahkan untuk diambil di Kantor Sudinhub Jakarta Selatan," ujar Ebenezer.
Selain penindakan, lanjut dia, petugas juga memberikan pembinaan kepada para pemilik kendaraan agar tidak mengulangi perbuatan serupa.
"Kami mengimbau agar para pemilik kendaraan tidak lagi memarkirkan kendaraannya di badan jalan. Kami arahkan untuk membiasakan diri menggunakan lokasi parkir resmi yang telah disediakan," tutur Ebenezer.
Dia pun mengingatkan kepada seluruh masyarakat, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, agar selalu memarkir kendaraannya di tempat yang resmi demi terciptanya ketertiban dan kenyamanan lalu lintas.
"Penindakan seperti ini bukan hanya dilakukan saat viral saja. Kegiatan ini rutin kami laksanakan. Namun, masih ada saja oknum yang membandel dan bermain kucing-kucingan dengan petugas," pungkas Ebenezer.
Sementara itu, salah seorang warga yang bernama Hafiz mengapresiasi gerak cepat petugas dalam merespons keluhan masyarakat terkait parkir liar yang selama ini kerap memicu kemacetan panjang hingga lampu merah Seskoal.
"Kami sangat mengapresiasi tindakan cepat petugas. Kalau bisa, ada petugas yang berjaga setiap hari di lokasi agar para pelaku parkir liar tidak membandel lagi," ucap Hafiz.
Baca juga: Pedagang Pasar Cipulir keluhkan sepi pembeli imbas banjir
Baca juga: DKI kerahkan petugas dan pompa untuk antisipasi banjir di Cipulir
Baca juga: Puluhan orang bersihkan Pasar Cipulir pascabanjir
"Sebagaimana yang kita lihat di lapangan hari ini, banyak kendaraan roda dua yang parkir di badan jalan hingga berlapis-lapis. Hal ini jelas mengganggu kelancaran lalu lintas dan langsung kami tindak," kata Pengendali Operasional Sudinhub Jakarta Selatan Ebenezer Lumban Tobing di Jakarta, Kamis.
Dalam penertiban tersebut, kata dia, dilakukan penindakan angkut jaring untuk memberikan efek jera kepada para pelaku parkir liar yang kerap menggunakan fasilitas umum secara tidak semestinya dan menyebabkan kemacetan lalu lintas.
Dia menjelaskan dalam operasi parkir liar yang melibatkan sekitar 40 personel gabungan dari unsur tiga pilar tersebut, petugas menindak 23 unit kendaraan roda dua yang parkir sembarangan dan mengganggu ketertiban umum.
"Kami berikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku dan diarahkan untuk diambil di Kantor Sudinhub Jakarta Selatan," ujar Ebenezer.
Selain penindakan, lanjut dia, petugas juga memberikan pembinaan kepada para pemilik kendaraan agar tidak mengulangi perbuatan serupa.
"Kami mengimbau agar para pemilik kendaraan tidak lagi memarkirkan kendaraannya di badan jalan. Kami arahkan untuk membiasakan diri menggunakan lokasi parkir resmi yang telah disediakan," tutur Ebenezer.
Dia pun mengingatkan kepada seluruh masyarakat, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, agar selalu memarkir kendaraannya di tempat yang resmi demi terciptanya ketertiban dan kenyamanan lalu lintas.
"Penindakan seperti ini bukan hanya dilakukan saat viral saja. Kegiatan ini rutin kami laksanakan. Namun, masih ada saja oknum yang membandel dan bermain kucing-kucingan dengan petugas," pungkas Ebenezer.
Sementara itu, salah seorang warga yang bernama Hafiz mengapresiasi gerak cepat petugas dalam merespons keluhan masyarakat terkait parkir liar yang selama ini kerap memicu kemacetan panjang hingga lampu merah Seskoal.
"Kami sangat mengapresiasi tindakan cepat petugas. Kalau bisa, ada petugas yang berjaga setiap hari di lokasi agar para pelaku parkir liar tidak membandel lagi," ucap Hafiz.
Baca juga: Pedagang Pasar Cipulir keluhkan sepi pembeli imbas banjir
Baca juga: DKI kerahkan petugas dan pompa untuk antisipasi banjir di Cipulir
Baca juga: Puluhan orang bersihkan Pasar Cipulir pascabanjir




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487427/original/084822600_1769664735-Screenshot_2026-01-29_122027.png)
