VIVA – Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, kembali menorehkan tinta emas di Liga Champions. Wonderkid Blaugrana itu mencatatkan sejumlah rekor anyar usai tampil gemilang dengan satu gol dan satu assist saat Barcelona menaklukkan Copenhagen, Rabu malam waktu setempat.
Gol yang dicetak Yamal membuatnya resmi menjadi pemain termuda yang mencapai delapan gol di Liga Champions, pada usia 18 tahun 199 hari. Catatan tersebut mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang Kylian Mbappe, yang mencapainya pada usia 18 tahun 302 hari, sebagaimana dicatat statistikawan ternama Mister Chip.
Menariknya, ini bukan kali pertama Yamal “menggeser” nama Mbappe dari daftar rekor. Musim lalu, pemain akademi La Masia itu juga menjadi pencetak gol termuda di semifinal Liga Champions, ketika masih berusia 17 tahun 291 hari.
Penampilan Yamal melawan Copenhagen juga mencatatkan rekor lain. Ia kini telah tiga kali mencetak gol dan assist dalam satu laga Liga Champions. Catatan tersebut membuatnya sejajar dengan Mbappe sebagai pemain termuda dengan torehan serupa—setidaknya untuk saat ini.
Secara keseluruhan, performa Yamal musim ini terbilang impresif. Di bawah asuhan Hansi Flick, pemain berusia 18 tahun itu telah mengoleksi 13 gol dan 13 assist dari 28 penampilan di seluruh kompetisi.
Kontribusi Yamal dalam laga tersebut juga krusial bagi Barcelona. Kemenangan atas Copenhagen memastikan Blaugrana finis di delapan besar fase grup Liga Champions, sekaligus mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar.
Dengan performa konsisten dan rekor demi rekor yang terus dipecahkan, Lamine Yamal semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di sepak bola Eropa saat ini.



