Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Timur melalui Suku Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada warga penyintas banjir di Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (29/1/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai tindak lanjut atas permohonan dari pihak kelurahan karena adanya warga yang terdampak genangan air.
Genangan air terjadi akibat luapan Kali Ciliwung yang melanda wilayah RW 01 dan RW 05.
Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur Agata Bayu Putra menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan pada pagi dan siang hari.
“Pada pagi hari, bantuan yang disalurkan berupa bantuan natura. Kemudian, pada siang hari akan dilanjutkan dengan pemberian makanan siap santap dan air mineral,” ungkapnya.
Agata Bayu Putra menjelaskan bahwa bantuan diberikan karena adanya warga yang terdampak genangan air.
“Bantuan diberikan karena adanya warga yang terdampak genangan akibat luapan Kali Ciliwung,” ujarnya.
Bantuan natura yang disalurkan meliputi beras kemasan lima kilogram sebanyak 30 kantong.
Selain itu, bantuan juga mencakup minyak goreng kemasan dua liter sebanyak 30 kantong.
Sudinsos Jakarta Timur turut menyalurkan kecap manis sebanyak 30 botol kepada warga terdampak.
Bantuan lainnya berupa biskuit sebanyak 60 pak disiapkan untuk penyintas genangan.
Ikan sarden sebanyak 60 kaleng juga disertakan dalam bantuan natura tersebut.
Tambahan bantuan berupa mi instan sebanyak 30 dus turut disalurkan kepada pihak kelurahan.
Sudinsos Jakarta Timur juga menyerahkan goodie bag sebanyak 30 buah.
“Kami juga menyerahkan bantuan mi instan 30 dus, serta goodie bag sebanyak 30 buah. Seluruh bantuan tersebut diserahkan kepada pihak kelurahan untuk kemudian dibagikan kepada warga penyintas genangan,” jelas Agata Bayu Putra.
Selain bantuan natura, Sudinsos Jakarta Timur menyiapkan makanan siap santap sebanyak 550 boks.
Distribusi makanan siap santap tersebut disertai dengan air mineral untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.
“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar penyintas genangan,” ucap Agata Bayu Putra.
Lurah Balekambang Herman Triono menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Sudinsos Jakarta Timur.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Sudin Sosial yang telah memberikan bantuan bagi warga penyintas genangan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa genangan mulai terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 50 sentimeter.
Pemerintah kelurahan mengerahkan sekitar 30 personel gabungan untuk membantu warga terdampak.
Personel tersebut berasal dari unsur Satpol PP, petugas PPSU, dan Satgas Sumber Daya Air.
Aparat keamanan yang terlibat antara lain Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Unsur masyarakat yang ikut membantu berasal dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat.
“Kami mengerahkan sekitar 30 personel gabungan dari unsur Satpol PP, petugas PPSU, Satgas Sumber Daya Air, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat untuk membantu warga,” ujar Herman Triono.
Hingga saat ini tidak terdapat warga yang mengungsi akibat genangan tersebut.
Warga tetap diimbau untuk waspada dan segera mengungsi apabila ketinggian air bertambah.
Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta melaporkan sebanyak 17 RT terendam banjir di Jakarta Timur dan Jakarta Barat.
Ketinggian air di Jakarta Timur dilaporkan mencapai 1,3 hingga 1,5 meter.
Sementara itu, ketinggian air di Jakarta Barat rata-rata mencapai 30 sentimeter.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa banjir disebabkan hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (28/1/2026).
“Penyebab curah hujan tinggi dan luapan Sungai Ciliwung serta Kali Pesanggrahan,” jelas Mohamad Yohan.


