BPOM Soroti Peredaran Krim Kocok dengan Gas Tertawa

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyoroti peredaran krim kocok dengan gas tertawa dengan merek Whip-Pink yang ramai diperbincangkan warganet lantaran diduga menjadi penyebab wafatnya seorang selebgram. Selain telah melakukan evaluasi lebih lanjut, BPOM juga bakal melakukan pengawasan bersama dengan BNN, polisi, hingga Kementerian Kesehatan.

"Itu kan kandungannya adalah nitrit okside (N2O). N2O ini memberikan efek bisa rileks dan seterusnya. Tapi dampaknya dalam fase kualitas dan kapasitas tertentu dalam sistem darah kita, dia menimbulkan ketergantungan," ujar Kepala BPOM RI Taruna Ikrar dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Kamis, 29 Januari 2026.
 

Baca Juga :

Manajer Lula Lahfah Jalani Pemeriksaan di Polres Jaksel


Taruna menegaskan mengirup gas tertawa mampu menyebabkan iskemia yaitu kondisi berkurangnya aliran darah ke suatu organ atau jaringan sehingga kadar oksigen menurun.

"Dan dampaknya walaupun masih dievaluasi sekarang, tapi saya kira salah satu influencer yang meninggal itu salah satunya faktor itu. Karena karena pada saat nitrit oksigennya menurun, oksigennya terkoneksinya berkurang, terjadi iskemia. Iskemia itu orang akan merasa kesakitan dan akibat dari rasa sakit dan nyeri itu ujung-ujungnya bisa meninggal. Jadi badan POM punya atensi besar terhadap nitrit okside termasuk Whip-Pink," sambungnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KUHP-KUHAP Baru Digugat ke MK, Pemerintah Siap Meladeni
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Isu Reshuffle Kabinet, PKB Klaim Kontribusi Maksimal untuk Prabowo
• 2 jam laluidntimes.com
thumb
BNPB Siapkan Huntara dan Dana Tunggu Rp 600 ribu per Bulan untuk Korban Longsor Cisarua
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Instruksi Mourinho Bikin Kiper Benfica Cetak Gol, Madrid Tumbang 4-2
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Cegah Alih Fungsi, Menteri ATR Perketat Perlindungan Sawah Nasional
• 20 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.