MerahPutih.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di 10 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Adapun luas total mencapai 59,38 Hektare (ha).
Hal ini seperti dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau.
10 Kabupaten/Kota tersebut yakni Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Kuantan Singingi (Kuansing), Kota Dumai, dan Pekanbaru, seperti dijelaskan Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal.
“Hingga saat ini sudah 10 daerah di Riau yang ditemukan terjadi karhutla. Total luasan jarhutla 59,38 hektare,” katanya di Pekanbaru, Kamis (29/1).
M Edy Afrizal memberikan rincian. Di Kota Dumai misalnya, terjadi kebakaran di area seluas 7 ha, Bengkalis 15,01 ha, Kepulauan Meranti 2,70 ha, Siak 5,30 ha, Pekanbaru 8,43 ha, Kampar 7,25 ha, Pelalawan 6 ha, Inhu 1,30 ha, Inhil 5 ha, dan Kuansing 1,50 ha.
Baca juga:
BPBD Laporkan Kebakaran Lahan di Kabupaten Aceh Barat Meluas hingga 50,2 Ha, Simak Rinciannya
Ia menambahkan bahwa pihaknya menemukan 200 titik panas. Namun demikian, saat ini karhutla yang terjadi di beberapa wilayah tersebut dilaporkan sudah berhasil ditangani.
“Laporan dari masing-masing daerah karhutla di wilayah sudah bisa ditangani. Sudah ada yang padam total dan ada juga yang masih proses pendinginan,” sebutnya.
Dalam upaya penanganan karhutla, disebutkan M Edy saat ini sudah banyak unsur yang terlibat. Mulai dari BPBD kabupaten/kota, TNI-Polri, Manggala Agni, masyarakat peduli api, dan juga pihak-pihak perusahaan.
“Karena Riau belum menetapkan status siaga darurat karhutla, saat ini penanganan masih dilakukan oleh masing-masing daerah. Meskipun demikian, koordinasi tetap dilaksanakan agar pemadaman berjalan efektif,” ujarnya dikutip dari Antara. (*)





