Profil Perminas, BUMN Baru yang Digadang Danantara Kelola Tambang Emas Martabe

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Dony Oskaria mengatakan tambang emas Martabe di Sumatera Utara yang dikelola PT Agincourt Resources akan dialihkan ke BUMN baru yakni PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas). 

“Ke Perminas. Jadi ada Perminas yang baru kami bentuk,” ujar Dony ketika ditemui setelah acara “Danantara: Menggerakkan Raksasa, Menyalakan Mesin Ekonomi Indonesia” yang digelar di Jakarta, Rabu (29/1).

Dony mengatakan Perminas berbeda dengan MIND ID. Pemerintah mengalihkan pengelolaan Agincourt ke Perminas agar bisnisnya berada di bawah Danantara. Nantinya, ia mengatakan Perminas akan beroperasi langsung di bawah Danantara. 

“Pemerintah kan bisnisnya ada di bawah Danantara semua, kan? Tentu diserahkan ke Danantara. (Perminas) perusahaan di bawah Danantara,” ujar dia.

Profil Perminas

Berdasarkan data yang diakses melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), Perminas dibentuk pada 27 November 2025. Bertepatan dengan pekan yang sama saat bencana banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Pulau Sumatra. 

Korporasi ini berjenis swasta nasional. Alamat kantor Perminas berada di Wisma Danantara Indonesia, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan. 

Dalam dokumen yang didapatkan Katadata, terdapat beberapa jenis kegiatan usaha pertambangan yang dijalankan oleh Perminas. Mulai dari pertambangan pasir besi, bijih besi, bijih uranium dan torium, bijih timah, bijih timah hitam, bijih bauksit, bijih tembaga, bijih nikel, bijih mangan, bahan galian lainnya yang tidak mengandung bijih besi, emas dan perak, bijih logam mulia.

Perusahaan ini juga melakukan penggalian pasir, pertambangan belerang, fosfat, nitrat, yodium, potash atau kalium karbonat, pertambangan mineral bahan kimia dan pupuk, pertambangan batu mulia, penggalian feldspar dan kalsit, pertambangan aspal alam, penggalian asbes, pasir kuarsa, dan pertambangan lainnya.

Perminas juga tertulis melakukan kegiatan usaha berupa industri pembuatan logam dasar mulia, industri pembuatan logam dasar bukan besi, industri penggilingan logam bukan besi, industri ekstrusi logam bukan besi, hingga industri barang perhiasan dari logam mulia.

Pemegang saham Perminas terdiri atas dua pihak. Pertama PT Danantara Asset Management sebagai pemilik saham seri B berjumlah 10.999 lembar. Kedua, adalah Negara Republik Indonesia sebagai pemegang saham seri A berjumlah 1 lembar saham.

Berdasarkan dokumen AHU, jumlah modal dasar Perminas sebanyak Rp 44 miliar. Namun jumlah modal yang ditempatkan sebanyak Rp Rp 11 miliar.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
IHSG Turun Tajam dan Kena Trading Halt, Bursa dan OJK Bakal Beri Penjelasan
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
OJK dan BEI Siap Naikkan Batas Free Float Saham Jadi 15 Persen Mulai Februari 2026
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Digelar Perdana 27 Januari, Sidang Cerai Boiyen Akan Dilanjutkan 3 Februari 2026
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
21 Terdakwa Aksi Demo Rusuh di DPR Divonis Pengawasan, Langsung Bebas
• 41 menit lalukumparan.com
thumb
Menteri PU percepat normalisasi sungai dengan opsi kerja 24 jam
• 11 menit laluantaranews.com
Berhasil disimpan.