Yusril Ihza Turun Tangan Selidiki Dugaan Tarif Rp300 Juta Oknum Polsek di Kasus Ammar Zoni

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra angkat bicara mengenai kasus dugaan peredaran narkotika di Rutan Salemba yang melibatkan aktor Amma Zoni.

Pasalnya, Ammar Zoni blak-blakan menyebut adanya permintaan uang pelicin senilai Rp300 juta dari oknum penyidik agar kasusnya tidak berlanjut ke meja hijau.

BACA JUGA:Berhasil! Game Penghasil Saldo DANA Gratis Transfer Kamu Uang Rp444.000 Khusus Malam ini 29 Januari 2026

BACA JUGA:Talenta Pesepak Bola Papua Tengah Terbengkalai, PSSI Dinilai Abai Soal Talent Scouting di Pelosok

Yusril menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan segera melakukan analisis mendalam terkait kebenaran informasi tersebut.

“Setiap laporan itu kita terima, kita analisis, kita dalami, dan kita kroscek kebenarannya,” ujar Yusril saat ditemui di kantor Kemenko Kumham Imipas, Jakarta, Kamis 29 Januari 2026.

Meski laporan ini sangat serius, Yusril menunjukkan sikap yang cukup berhati-hati. Pakar hukum tata negara ini menekankan pentingnya verifikasi agar pemerintah tidak salah dalam mengambil tindakan. 

Ia menyadari bahwa informasi yang berkembang di media sosial atau pengakuan sepihak sering kali memiliki nuansa yang berbeda dengan fakta hukum di lapangan.

BACA JUGA:Menag Protes MBG Terfokus di Sekolah Umum, Zulhas Siap Patenkan Data Penerima

BACA JUGA:Liga Premier Menggila! Inggris Kuasai Liga Champions Benua Biru

"Kewajiban kami untuk melakukan verifikasi terhadap apa yang dikemukakan dalam pemberitaan, baik media sosial maupun media resmi, supaya kita tidak salah dalam melakukan tindakan," imbuh Yusril.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Ammar Zoni membongkar detail intimidasi yang ia alami. 

Ia mengeklaim bahwa oknum penyidik dari Polsek Cempaka Putih menekannya untuk menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang isinya telah direkayasa, termasuk tawaran mengedarkan narkoba seberat 100 gram.

Ammar mengaku menolak skenario tersebut, namun tekanan justru bergeser ke arah materi.

BACA JUGA:Polisi: Belum Ada Rencana Rekayasa Lalin Saat Syuting Lisa BLACKPINK di Kota Tua

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dihantam Drama MSCI, Fed Tahan Bunga dan Asing Kabur: IHSG Bisa Bangkit?
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
PPATK Terima 43,7 Juta Laporan di 2025, Nilai Dana Dianalisis Tembus Rp 2.085 Triliun
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Vonis R. De Laguna dan M. Luthfy, Ketua DPD GRANAT Soroti Integritas Pengadilan
• 12 jam lalurealita.co
thumb
Vonis 6 Bulan untuk Demonstran: Lega Orang Tua, Tapi Ada yang Janggal Soal Kekerasan Polisi!
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Pakar IPB Rancang Teknologi Fastrex sebagai Alat Pengangkut Sawit Mandiri
• 19 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.