BPBD Kota Bogor Catat 17 Bencana dalam Dua Hari

mediaindonesia.com
16 jam lalu
Cover Berita

SELAMA dua hari berturut-turut, Rabu (28/1) dan Kamis (29/1), wilayah Kota Bogor diguyur hujan yang terjadi merata dan intensitasnya tinggi disertai angin dan petir. Akibatnya terjadi peristiwa bencana di sejumlah titik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menerima dan mencatat laporan yang masuk ada 17 kejadian bencana selama dua hari tersebut. 

"Mayoritas kejadian berupa tanah longsor serta atap rumah ambruk akibat kondisi tanah labil dan bangunan yang sudah lapuk," terang Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, Kamis (29/1) malam.

Baca juga : Cuaca Ekstrem, Bencana di Cianjur Akibatkan Ribuan Bangunan Rumah Warga Rusak

Beberapa lokasi terdampak di antaranya berada di Kecamatan Bogor Barat, Bogor Utara, Bogor Selatan, Tanah Sareal, dan Bogor Tengah, meliputi wilayah Kelurahan Balumbangjaya, Pasir Mulya, Loji, Cimahpar, Cipaku, Bondongan, Kebon Pedes, Cibuluh, Kedung Badak, Paledang, dan Kencana.

Bencana yang terjadi antara lain, longsor dengan panjang 3 hingga 27 meter yang merusak Tembok Penahan Tanah (TPT) di Bondongan.

Peristiwa itu mengakibatkan akses jalan warga terganggu timbunan material longsoran. Beberapa rumah warga mengalami kerusakan, tertimpa longsoran, hingga atap rumah ambruk. 

Baca juga : Dirjen Bina Adwil Pastikan Kesiapsiagaan BPBD, Satpol PP, dan Damkar Se-Indonesia Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Kejadian itu pun menelan korban jiwa. Satu orang warga meninggal dunia setelah tertimpa runtuhan TPT.

BPBD Kota Bogor telah melakukan berbagai upaya penanganan, antara lain, melakukan asesmen cepat di lokasi kejadian, berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, RT/RW, kepolisian, Tagana, dan unsur terkait lainnya. 

"Kami telah enyalurkan bantuan darurat berupa terpal, serta melakukan pemasangan terpal di beberapa titik, melakukan evakuasi korban dan pengamanan lokasi rawan," ungkapnya.

Adapun kebutuhan mendesak di sejumlah lokasi meliputi terpal, hunian sementara, sembako, perbaikan TPT, serta pemasangan rambu peringatan bahaya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui BPBD mengimbau masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan dengan intensitas tinggi. 

Warga juga dihimbau untuk menghindari aktivitas di sekitar tebing, bantaran sungai, dan lereng rawan longsor. Kemudian segera melaporkan potensi bencana kepada aparat wilayah atau BPBD, jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau kerusakan bangunan.

"Pemkot Bogor terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan yang diperlukan,"pungkasnya.(DD)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wabah Campak Menyebar di AS, Capai Rekor 789 Kasus
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Sidang Kerusuhan Demo Agustus, Bripda Ramadhan Ngaku Dipukuli Massa
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Juru Parkir Bikin Resah di Bojongsari Depok, Polisi Turun Tangan
• 19 jam laludetik.com
thumb
Jampidsus Geledah Rumah Eks Menteri dan Sejumlah Lokasi Terkait Korupsi Kemenhut
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Larangan Pengangkatan Guru Honorer Di Luwu Berpotensi Melumpuhkan Aktivitas Belajar-Mengajar,  Dinas Pendidikan Luwu Bakal Ajukan Diskresi ke Pusat
• 10 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.