Beda Arah Gerak Saham CUAN dan BRPT Usai Prajogo Pangestu Borong Rp15,8 Miliar

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Prajogo Pangestu turun langsung mengawal pergerakan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan memborong total 8 juta saham senilai Rp15,8 miliar. Aksi pembelian itu dilakukan pada 29 Januari 2026 kala pasar saham Indonesia tertekan akibat sorotan MSCI.

Untuk CUAN, Prajogo mengoleksi 4 juta saham yang dibeli bertahap dalam 13 kali transaksi pada kisaran harga Rp1.770–1.830 per lembar, sehingga dana yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp7,2 miliar. 

Setelah transaksi rampung, kepemilikan saham CUAN oleh Prajogo meningkat menjadi 94.534.650.000 lembar atau setara 84,0914 persen, naik tipis dari sebelumnya 94.530.650.000 saham atau 84,0878 persen.

Baca Juga: Asing Jualan Lagi Rp4,44 Triliun, Saham BBCA Terus Jadi Sasaran!

Aksi serupa juga dilakukan pada saham BRPT. Prajogo menyerok 4 juta saham BRPT dalam enam kali transaksi di rentang harga Rp2.130–2.180 per lembar, dengan total nilai pembelian sekitar Rp8,6 miliar.

Dengan tambahan tersebut, kepemilikan sahamnya di BRPT bertambah menjadi 66.910.030.165 saham atau 71,373 persen, dari posisi sebelumnya 66.906.030.165 saham atau setara 71,3685 persen.

Manajemen perseroan dalam keterbukaan informasi menegaskan, “Tujuan transaksi adalah untuk tujuan investasi pribadi dengan status kepemilikan saham secara langsung.”

Baca Juga: Purbaya Minta Saham Gorengan Diberantas, Ini Jawaban OJK

Langkah borong saham ini langsung tercermin pada pergerakan CUAN di pasar. Pada penutupan perdagangan Kamis (29/1), saham CUAN berhasil rebound tajam dengan lonjakan 18,59% ke level Rp1.850. Padahal, dalam sebulan terakhir saham ini sempat tertekan hingga turun 16,67% dan jeblok 20,94% sepanjang tahun berjalan.

Sementara itu, respons pasar terhadap BRPT masih berbeda arah. Saham BRPT terpantau ditutup melemah 4,35% ke Rp2.200 pada perdagangan kemarin. Dalam sepekan, saham ini tercatat sudah turun 20%, bahkan terperosok 32,72% sepanjang tahun berjalan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tiongkok Eksekusi 11 Terpidana terkait Penipuan dan Pembunuhan di Myanmar
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Seekor Kuda yang Membawa Belas Kasih dan Penyesalan
• 22 jam laluerabaru.net
thumb
Hutama Karya Targetkan Tol Betung - Jambi Rampung 2027, Lanjut ke Rengat
• 57 menit lalujpnn.com
thumb
Kapolda DIY Nonaktifkan Kapolresta Sleman Kombes Edy Setyanto, Ini Sosok Penggantinya
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gus Alex Diperiksa KPK untuk Perhitungan Kerugian Negara, Sudah Dicekal
• 16 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.