JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah menyiapkan total anggaran program insentif selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2026 mencapai Rp13 triliun.
Paket kebijakan tersebut disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengantisipasi lonjakan mobilitas saat musim mudik.
“Kisarannya Rp13 triliun,” kata Airlangga kepada wartawan di Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Baca Juga: Resmi! Gojek Siapkan Bonus Hari Raya Lebaran 2026 untuk Mitra Ojol
Ia menjelaskan, insentif Lebaran 2026 mencakup diskon tarif transportasi, diskon tarif tol, serta bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng Minyakita.
Pemerintah juga tengah menyiapkan sejumlah insentif tambahan yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
Menurut Airlangga, skema dan besaran paket kebijakan Lebaran tahun ini diperkirakan lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan upaya pemerintah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Garuda Online Travel Fair 2026, Diskon Tiket hingga 65 persen Rute Domestik dan Internasional
“Seperti sebelumnya, namun kemungkinan jumlah insentif akan lebih banyak dan lebih besar,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.
Sebagai perbandingan, pemerintah telah menerapkan kebijakan diskon transportasi pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.
Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Antara
- airlangga hartarto
- insentif lebaran
- diskon transportasi
- bansos lebaran
- minyakita
- diskon tarif tol


