Tanah longsor raksasa melanda kota Niscemi, Sisilia, Italia, Kamis (29/1), menyusul runtuhnya lereng bukit sepanjang sekitar empat kilometer. Akibat kejadian tersebut, sebagian besar wilayah Niscemi ditetapkan sebagai zona merah oleh otoritas setempat karena dinilai berbahaya untuk dihuni.
Longsor besar itu bermula pada 25 Januari 2026 dan memaksa sekitar 1.500 warga dievakuasi dari rumah mereka. Kota Niscemi diketahui berdiri di atas medan yang tidak stabil, sehingga rentan terhadap pergerakan tanah.
Badai dahsyat yang melanda wilayah Italia selatan dalam sepekan terakhir disebut menjadi pemicu utama terjadinya longsor. Para ahli memperingatkan, jurang akibat longsor berpotensi melebar dan mengancam bangunan di sekitarnya. Risiko tersebut meningkat seiring prakiraan hujan lebat yang diperkirakan kembali turun dalam beberapa hari ke depan, sehingga warga diminta tetap menjauhi area terdampak dan mengikuti arahan otoritas setempat.



