Normalisasi Kali Betik untuk Cegah Banjir, Pemkot Jakut Angkut Seribu Karung Lmpur

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Jakarta Utara mengerahkan personel gabungan mengangkut seribu karung lumpur di Kali Betik, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, untuk mencegah banjir.

"Dalam kegiatan kerja bakti grebek lumpur petugas berhasil mengangkut sekitar 25 meter kubik sedimen atau setara dengan 1.000 karung lumpur," kata Kepala Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Koja, Slamet Riyanto di Jakarta Utara, Jumat (30/1).

Rencananya, pengerukan dilakukan sepanjang kurang lebih 1.100 meter dengan kedalaman antara 1,5 hingga 2 meter dan lebar sekitar lima meter. Apabila pengerjaan belum rampung, kegiatan pengerukan akan dilanjutkan pada keesokan harinya hingga seluruh saluran selesai dibersihkan.

Baca juga : Ini Daftar RT yang masih Terendam Banjir di Jakarta

Slamet mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke kali maupun saluran air karena dapat menyebabkan penyumbatan dan meningkatkan risiko terjadinya banjir.

"Kami berharap warga dapat menjaga hasil kerja bakti ini dengan disiplin membuang sampah pada tempatnya agar lingkungan tetap bersih dan potensi banjir dapat diminimalkan," ujarnya.

Sementara itu, Lurah Rawa Badak Utara Ester Laura Kartini mengatakan, grebek lumpur melibatkan sebanyak 80 petugas gabungan dari unsur Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Lingkungan Hidup (LH), Unit Pengelola Sampah (UPS) Badan Air, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan unsur masyarakat.

Baca juga : 2025 Curah Hujan Lebih Tinggi, Pj Gubernur DKI Jakarta Bersyukur Musibah Banjir tidak Seperti 2020

"Grebek lumpur difokuskan di wilayah RW 03, 07, 08, dan 09, Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara," ujar Ester.

Menurutnya, kerja bakti ini merupakan agenda rutin kelurahan bersama pihak kecamatan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus pengendalian banjir.

"Meski, berlangsung di tengah cuaca gerimis, seluruh unsur yang terlibat tetap bersemangat dan kompak melaksanakan kerja bakti grebek lumpur. Hal ini menunjukkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat," kata dia,

Selain melakukan pengerukan sedimen lumpur dan sampah di aliran Kali Betik, kata dia, petugas juga mengangkut sampah yang berada di dalam kali maupun di lingkungan permukiman warga.

Kegiatan tersebut tidak hanya berdampak positif terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

"Saya berharap kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat agar saluran air dapat berfungsi secara optimal. Kegiatan seperti ini tentu akan terus dilakukan secara berkelanjutan," ujar Ester. (Ant/P-3)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Antisipasi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pengacara Sebut Gus Yaqut Bakal Hadiri Panggilan KPK Hari Ini
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
BUMN Logistik Masuk PT Pos, Pengamat: Sinergi jadi Tantangan
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Sering Diremehkan, Pasar Mobil Listrik di Negara Ini Tumbuh Pesat
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Harmony in Bloom, Ratusan Lampion Hiasi Taman Bunga Imlek di Mal
• 8 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.