Studi ke Banyuwangi, Pemkab Pohuwato Tinjau MPP-Investasi Tambang PT BSI

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato, Provinsi Gorontalo, melakukan kunjungan studi tiru ke Banyuwangi, Jawa Timur. Kunjungan ini bertujuan mendalami praktik terbaik tata kelola pelayanan publik serta optimalisasi investasi daerah.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, pada 28-30 Januari 2026, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pohuwato, Iwan Sjafruddin Adam. Turut mendampingi jajaran pejabat teras, di antaranya Asisten Administrasi Pembangunan (Asisten 2) Mahyudin Ahmad; Kepala Bappeda Rustam Meleng; Kepala DPMPTSP Yunus Mohamad; Kepala Bakesbangpol Yuslan Samadi; Kabag Kerjasama Anugrah Wenas; Kabag Organisasi dan Tata Laksana Yusni Rahman; serta sejumlah pejabat lainnya.

Adapun agenda hari pertama diawali dengan rombongan melakukan silaturahmi dengan jajaran Pemkab Banyuwangi sebelum meninjau langsung pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Kecamatan Banyuwangi Kota. Fokus studi berlanjut pada hari kedua dengan menyambangi Mall Pelayanan Publik (MPP) Banyuwangi.

Lebih lanjut, sebagai MPP pertama di Indonesia yang diresmikan pada 2017, fasilitas ini menjadi rujukan nasional dalam mengintegrasikan ratusan layanan perizinan dan dokumen lintas instansi dalam satu lokasi yang transparan dan efisien. Mahyudin mengungkapkan bahwa Banyuwangi dipilih karena keberhasilannya menghadirkan pelayanan publik yang prima sekaligus menjaga iklim investasi tetap kondusif.

"Kami sengaja datang untuk mempelajari praktik pelayanan publik di Banyuwangi, khususnya pengelolaan Mall Pelayanan Publik. Selain itu, kami juga ingin belajar bagaimana mendorong tumbuh kembang investasi dengan tetap menjaga kondusivitas daerah," ujar Mahyudin dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1/2026).

Agenda penting lainnya dalam kunjungan ini adalah meninjau investasi di sektor pertambangan. Pada hari ketiga, rombongan bertolak ke Kecamatan Pesanggaran untuk melihat program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bumi Suksesindo (PT BSI), yang mengelola Tambang Emas Tujuh Bukit.

Selanjutnya, rombongan meninjau Rumah Pintar binaan PT BSI di Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, sebagai contoh konkret sinergi antara perusahaan dan masyarakat. Selain itu, delegasi Pohuwato juga mengikuti Mine Tour di area site PT BSI untuk melihat langsung operasional tambang emas, setelah sebelumnya mengunjungi menikmati keindahan wisata Pantai Pulau Merah.

Mahyudin menegaskan, Kabupaten Pohuwato memiliki kemiripan karakteristik dengan Banyuwangi, terutama keberadaan aktivitas tambang emas berskala besar melalui Tambang Emas Pani. Kedua proyek tersebut berada di bawah naungan induk perusahaan yang sama, yakni PT Merdeka Copper Gold Tbk. (BEI:MDKA)

"Kami ingin memastikan keberadaan investasi benar-benar memberikan manfaat nyata, mulai dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga penyerapan tenaga kerja lokal, sebagaimana yang telah berjalan di Banyuwangi," tegas Mahyudin.

Melalui studi tiru ini, Pemkab Pohuwato berharap dapat mengadopsi skema kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta guna mempercepat pembangunan daerah di Provinsi Gorontalo.




(akn/ega)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Thailand Masters: Tundukkan Unggulan 4, Ubed Lolos Semifinal
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Bilang Hamas Akan Serahkan Senjata
• 9 jam laludetik.com
thumb
Langsung Turun Tangan Urai Kepadatan Kapal Perikanan di PPN Muara Angke, KKP Relokasi Kapal Nelayan
• 10 jam laludisway.id
thumb
Alat Pemadam Minim, Kebakaran di Tolikara Hanguskan Lebih dari 100 Bangunan
• 15 jam lalukompas.id
thumb
Gus Yaqut Bungkam soal Dugaan Aliran Dana ke PBNU di Kasus Kuota Haji
• 10 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.