GenPI.co - Politikus PDIP Mohamad Guntur Romli menyinggung peristiwa para siswa keracunan makan bergizi gratis (MBG).
“Setiap hari selalu ada berita anak-anak kita keracunan MBG. Tidak ada perbaikan sama sekali,” katanya, dikutip dari akun X miliknya, Sabtu (31/1).
Dia menilai berita mengenai keracunan, tidak muncul saat tak ada makan bergizi gratis, alias libur sekolah.
“Padahal, BGN (Badan Gizi Nasional) mendapat anggaran tertinggi. Tetapi, setiap hari ada berita keracunan dan temuan ulat di makanan,” sentilnya.
Guntur Romli memposting ulang peristiwa keracunan MBG di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, beberapa hari lalu.
Peristiwa keracunan MBG di Kudus, dialami sedikitnya 118 siswa. SPPG pun berjanji tanggung jawab penuh atas kejadian itu.
Dia juga mengunggah data, terkait alokasi anggaran negara untuk pelaksanaan program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
“MBG via BGN memiliki alokasi anggaran terbesar. Tetapi, masih ada siswa-siswa yang mengalami keracunan,” ucapnya.
Anggaran untuk BGN sebagai pelaksana program MBG pada 2026, mencapai Rp 217,86 triliun. Kemudian, disusul Kementerian Pertahanan mendapat uang negara Rp 167,4 triliun.
Sementara itu, anggaran Kemenag mendapat Rp 75,21 triliun, Kemendiktisaintek Rp 55,45 triliun, dan Kemedikdasmen Rp 33,65 triliun. (*)
Video viral hari ini:





