Antam (ANTM) Bentuk Konsorsium dengan Perusahaan China, Bangun Ekosistem Baterai Mobil

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

ANTM resmi membentuk konsorsium dengan perusahaan asal China untuk membangun ekosistem baterai mobil listrik.

Antam (ANTM) Bentuk Konsorsium dengan Perusahaan China, Bangun Ekosistem Baterai Mobil (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) resmi membentuk konsorsium dengan perusahaan asal China untuk membangun ekosistem baterai mobil listrik. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pengembangan industri ini masih membutuhkan dukungan mitra luar negeri, terutama dalam bentuk transfer teknologi, akses pasar, dan manajemen profesional.

Baca Juga:
Kemenhaj Perkuat Kualitas Layanan Haji 2026

"Saya ulangi, arahan Presiden Prabowo, bahwa dalam rangka pengurangan sumber daya alam, baik sekarang maupun di depan, kita harus memprioritaskan kepentingan negara," ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (30/1/2026). 

Dengan rencana kapasitas produksi baterai listrik mencapai 20 Giga Watt hour (GWh), ekosistem yang dikembangkan diproyeksikan menjadi salah satu yang terbesar di Asia. 

Baca Juga:
Kilang Pertamina Internasional Perkuat Sinergi Hilirisasi Garam

Estimasi nilai investasi proyek ini mencapai USD6 miliar, dengan potensi penciptaan sekitar 10 ribu lapangan kerja baru. Rencana tersebut akan dirinci lebih lanjut melalui studi kelayakan yang masih disusun.

Proyek ini tidak hanya mendukung pengembangan kendaraan listrik, tetapi juga mendukung pembangkit listrik hijau, termasuk kebutuhan baterai untuk program PLTS 100 GW. "Jadi ini tidak hanya untuk baterai mobil, tapi ini juga di-desain untuk baterai panas surya," kata Bahlil.

Baca Juga:
Jumlah Investor Pasar Modal Capai 21 Juta per Januari 2026

Kolaborasi antara investor global Huayou dan EVE Energy dengan perusahaan nasional seperti ANTAM, IBI, dan DBL diharapkan mendorong transfer teknologi sehingga perusahaan nasional kelak bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. 

Bahlil juga menekankan pentingnya keterlibatan perusahaan daerah dalam membangun ekosistem baterai, yang direncanakan melibatkan pihak-pihak setempat, seperti mitra di Jawa Barat dan pengembangan tambang, smelter, serta pabrik hilirisasi yang akan dibangun di Maluku Utara, tepatnya di Halmahera Timur.

Baca Juga:
Waspada Penyebaran Virus Nipah, Barantin Perketat Lalu Lintas Komoditas Hewan dan Tumbuhan

"Jadi kita, InsyaAllah ke depan, akan menjadi salah satu pemain terbesar dunia, terkait dengan bahan baku dan baterai mobil untuk menuju kepada energi baru terbarukan," kata Bahlil.

(kunthi fahmar sandy)

Baca Juga:
Ketua DK OJK dan 3 Petingginya Mundur, Ini Respons DPR

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PTPP Raih Kontrak Baru Senilai Rp934 Miliar Bangun Gedung Kejagung
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Panik! Akun Medsos Whip Pink Hilang Usai Polisi Ungkap Barang Bukti Kematian Lula Lahfah
• 20 jam laludisway.id
thumb
Pengusaha Minta PPATK Ungkap Perusahaan Tekstil yang Samarkan Omzet Rp12 Triliun
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Dibintangi Laura Moane, Film Sunda Emperor Gunakan 100 Persen Bahasa Sunda
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Serangan Separatis di Balochistan Pakistan Tewaskan Delapan Polisi
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.