Grid.ID - Pihak Kepolisian membuka soal temuan tabung Whip Pink yang ditemukan di apartemen Lula Lahfah saat sang selebgram ditemukan meninggal dunia. Menurut keterangan pihak Kepolisian Polres Jakarta Selatan, ditemukan DNA Lula Lahfah di tabung Whip Pink tersebut.
Puslabfor Mabes Polri, Azhar Darlan menyebutkan beberapa temuan barang bukti di apartemen Lula Lahfah. Total terdapat 16 barang bukti yang ditemukan.
“Ada 16 item barang bukti, 4 botol liquid, 8 pods dengan berbagai merek dan warna, ada tabung gas (Whip Pink) 2050 gram, ada kotak obat berwarna pink berisi 6 slot, ada 44 tablet," terang Azhar Darlan di Polres Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).
Dari penemuan tersebut, terdeteksi juga DNA Lula Lahfah di tabung Whip Pink. Tabung tersebut ditemukan di kamar A, asisten rumah tangga Lula Lahfah.
"Benar pada sprei terdapat becak darah, tissue kapas bekas pakai terdapat bercak darah, pada satu buah tabung Whip Pink muncul profil DNA. DNA sentuhan dari LL dibenarkan dari hasil tes," tegasnya.
Dikabarkan sebelumnya, selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di dalam apartemennya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026). Kematian Lula Lahfah sempat menjadi teka-teki lantaran sang selebgram baru ditemukan beberapa jam setelah meninggal dunia.
Setelah dinyatakan tak bernyawa oleh dokter pribadinya, jenazah Lula Lahfah dibawa ke Rumah Duka RS Fatmawati. Kemudian, jenazah Lula Lahfah dipindahkan ke Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat pada Sabtu dini hari.
Lula Lahfah kemudian dikebumikan pada Sabtu (24/1/2026). Kekasih Reza Arap itu dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur. (*)
Artikel Asli

