Bisnis.com, JAKARTA — Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu P. Sjahrir berharap sosok pimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang baru memiliki fokus kuat dalam mendorong kemajuan pasar modal nasional agar semakin kompetitif di tingkat global.
Menurut Pandu, pasar modal Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang berorientasi ke depan serta mampu merespons dinamika dan persaingan global yang semakin ketat.
“Paling penting mencari sosok yang fokus membawa pasar modal maju ke depan dan globally competitive. Tidak bisa lagi melihat ke belakang,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Sabtu (31/1/2026).
Menurutnya, ke depan diperlukan langkah-langkah strategis yang konsisten untuk memperkuat posisi pasar modal Indonesia, baik dari sisi regulasi, inovasi, maupun daya tarik bagi investor.
“Harus maju ke depan,” katanya.
Sebelumnya, gonjang-ganjing pasar saham RI 2 hari belakangan dipicu oleh penilaian dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti transparansi pasar saham Tanah Air sehingga menyebabkan volatilitas di lantai bursa sejak Rabu (28/1/2026).
Baca Juga
- Gonjang-ganjing IHSG, Cek Daftar 5 Orang Terkaya di Indonesia Sabtu (31/1)
- Danantara Lirik Saham BEI, Pertimbangkan Masuk lewat IPO Pasca-Demutualisasi
- ASDP dan Pelni Butuh Arahan Detail Danantara soal Beli Kapal Buatan Lokal
Dinamika ini berujung pengajuan pengunduran diri empat pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah gejolak yang menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).



