WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut bahwa Iran ingin membuat kesepakatan dengannya.
Pada Jumat (30/1/2029), Trump mengatakan Iran ingin membuat kesepakatan ketimbang menghadapi aksi militer Amerika Serikat.
Sebelumnya pada Rabu (28/1), Trump sempat memperingatkan Iran waktunya sudah mulai habis untuk menegosiasikan kesepakatan tentang program nuklirnya.
Baca Juga: Didorong Kebijakan Trump, Sekutu AS Mulai Mendekat ke China
Armada angkatan laut (AL) AS yang besar telah berkumpul di dekat Iran.
“Semoga saja kami bisa membuat kesepakatan. Jika kita membuat kesepakatan, itu sangat bagus,” tuturnya dikutip dari BBC.
“Jika kita tak membuat kesepakatan, kita lihat apa yang akan terjadi,” lanjut pemimpin AS tersebut.
Trump mengatakan armada AS yang besar tengah menuju ke wilayah tersebut dan menolak memberikan tenggat waktu untuk pemunduran pasukan.
“Kita lihat saja bagaimana hasilnya nanti. Mereka harus mengapung di suatu tempat, jadi sebaiknya mengapung di dekat Iran,” tuturnya.
Meski begitu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa sistem pertahanan rudalnya tak akan berada di meja negosiasi.
Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada
Sumber : BBC
- donald trump
- amerika serikat
- iran
- kesepakatan
- abbas araghchi

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F18%2Fa94eead6f64f250e3af6e83fcffa5284-cropped_image.jpg)


