JAKARTA, DISWAY.ID – Puluhan warga dilarikan ke RS akibat kebocoran gas asam nitrat PT Vopak Indonesia di Cilegon pada Sabtu 31 Januari siang.
Alam video yang beredar terlihat asap berwana kuning yang diduga adalah gas asam nitrat atau HNO₃.
Sejumlah warga menyampaikan bahwa aroma dari gas yang bocor dengan aroma menyengat dan berdampak langsung pada kesehatan mereka.
Akibatnya, beberapa wargga yang terpapar kebocoran gas tersbeut mengalami mual hingga pusing, bahkan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
BACA JUGA:Gerai Kedua RDM Autosound Resmi Dibuka, Gelar Pameran Car Audio Alpine Day dan Promo Jelang Ramadhan
BACA JUGA:Konsisten Berbagi, Touching of Life Wahana Artha Catat 73.000 Penerima Manfaat
Dalam sebuah video yang diunggah di akun X@WeatherMonitors selain menyampaikan penampakan gas berwarna kuning di lingkungan PT Vopak Indonesia juga menuliskan narasi jika 30 warga dilarikan ke rumah sakit akibat kebocoran gas asam nitrat (HNO₃).
Akibat kebocoran perusahaan perusahaan penyimpanan bahan kimia cair curah terbesar di Indonesia yang berada di Desa Gerem, Kota Cilegon, Banten ini, Wali Kota Cilegon langsung turun tangan.
Robinsar selaku Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan agar segera melakukan penyelidikan atas kebocoran gas ini.
“Jika terjadi kesalahan atau human error, kami akan proses sesuasi dengan ketentuan,” terangnya seperti dilansir dari radarbanten.co.id.
BACA JUGA:Mahasiswi Psikologi Esa Unggul Raih Prestasi Internasional Lewat Inovasi Berbasis SDGs
BACA JUGA:MG Luncurkan MGS5 EV, SUV Listrik Baru untuk Kebutuhan Keluarga Modern
Sedangkan Suhendi yang merupakan Kepala BPBD Kota Cilegon membenarkan telah terjadi kebocoran gas yang berdampak pada lingkungan sekitar.
Meskipun demikian, pihak BPBD Kota Cilegon juga masih menunggu informasi resmi dari pihak perusahaan dalam penanganan kebocoran gas.
Dikabarkan bahwa kebocoran ini juga tengah ditangai oleh tim Health, Safety and Environment (HSE) PT Vopax.
- 1
- 2
- »




