GenPI.co - Kisah sukses Arie Ahsanurrohim menjadi inspirasi bagi banyak profesional muda yang bercita-cita menapaki karier di dunia hukum korporasi.
Alumnus Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) ini telah membuktikan kemampuannya sebagai sosok kunci di balik strategi hukum PT Angkasa Pura Indonesia.
Bergabung dengan PT Angkasa Pura Indonesia sejak 2012, Arie menunjukkan bahwa konsistensi, kemauan belajar, dan ketekunan bisa membuka peluang besar.
Arie mengawali karier di PT Angkasa Pura Indonesia dari posisi dan lokasi penempatan yang belum sepenuhnya sejalan dengan latar belakang keahliannya.
Namun, dia memilih menjalaninya sebagai bagian dari pendewasaan karier dan rencana Allah SWT.
Dia bercerita penempatannya di Solo justru memberinya kesempatan untuk mengerjakan berbagai tugas di luar fungsi legal.
Menurut Arie, persaingan di kantor pusat sangat ketat.
"Saya mengerjakan banyak hal di luar fungsi utama. Mungkin ini yang membuat kinerja saya lebih mudah diperhatikan hingga akhirnya dipercaya untuk pindah ke kantor pusat," ujar Arie, dikutip dari laman Unair, Sabtu (31/1).
Setelah bergabung di kantor pusat, Arie mulai berkiprah sesuai kompetensi intinya.
Tak berselang lama, dia mendapat promosi sebagai Legal and HR Assistant Manager di Ngurah Rai Commercial SBU, unit hasil kerja sama Angkasa Pura I dengan GVK Service Indonesia, perusahaan pengelola Bandara Mumbai, India.
Kemampuannya berbahasa Inggris, yang diasah sejak masa kuliah, menjadi salah satu faktor pendukung kepercayaan tersebut.
Seiring waktu, Arie terus menunjukkan kinerja yang konsisten.
Perjalanan panjangnya di PT Angkasa Pura Indonesia mengantarkannya pada posisi strategis sebagai Legal Aid and Institutional Relation Group Head sekaligus dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Gugus Tugas (PGS) Corporate Secretary Group Head.
"Teruslah belajar dan jangan pernah membatasi diri," ucapnya. (*)
Lihat video seru ini:

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2026%2F01%2F20%2F7e4f5010-3c6d-4342-9525-e682a9bc68f5.jpg)



