VIVA –Ketertarikan Real Madrid terhadap bek kanan Manchester United, Diogo Dalot, mulai memanas. Klub raksasa Spanyol itu disebut mempertimbangkan Dalot sebagai opsi jangka panjang di sektor kanan pertahanan, menyusul situasi Trent Alexander-Arnold yang kerap dibekap cedera.
Minat Madrid terhadap Dalot sebenarnya bukan hal baru. Jurnalis transfer Graeme Bailey mengungkapkan bahwa Los Blancos sudah memantau bek asal Portugal itu sejak Desember 2025, meski sebelumnya telah mendatangkan Alexander-Arnold dari Liverpool.
Situasi kontrak Dani Carvajal yang akan berakhir di akhir musim turut membuat Madrid mulai menyusun rencana regenerasi. Dalot dinilai ideal karena fleksibilitasnya, mampu bermain sebagai bek kanan maupun bek kiri. Jika hijrah ke Santiago Bernabeu, ia berpotensi bersaing dengan Alexander-Arnold di kanan serta Alvaro Carreras di sisi kiri.
Manchester United sendiri dikabarkan masih puas dengan performa Dalot. Namun, manajemen menyadari bahwa kontrak baru sang pemain kemungkinan menuntut kenaikan gaji. Dalot masih terikat kontrak hingga 2028, dengan opsi perpanjangan satu tahun.
Laporan menyebutkan pihak Dalot sudah menjalin komunikasi awal dengan United terkait pembaruan kontrak. Di tengah rumor tersebut, muncul kabar Real Madrid ingin bergerak cepat pada bursa Januari karena kekhawatiran terhadap kondisi Alexander-Arnold.
Media Eropa bahkan menyebut Dalot sebagai “pengganti ideal” bagi Alexander-Arnold yang rentan cedera. Tak hanya Madrid, Bayern Munich juga dikabarkan memantau situasi sang bek.
Meski demikian, Dalot disebut tetap tenang menghadapi rumor transfer. Ia diklaim masih berkomitmen penuh kepada Manchester United dan belum tergoda untuk hengkang dalam waktu dekat.
Sementara itu, Real Madrid disebut belum berencana melepas Alexander-Arnold. Pelatih anyar Alvaro Arbeloa masih menaruh kepercayaan pada bek asal Inggris tersebut, meski ketertarikan klub lain mulai bermunculan.
Dengan berbagai spekulasi yang berkembang, masa depan Dalot masih terbuka. Namun untuk saat ini, sang bek dikabarkan tetap fokus membela Manchester United di tengah godaan klub-klub elite Eropa




