Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mendorong agar pertumbuhan ekonomi di 2026 dapat tembus hingga 6 persen.
Target tersebut di atas rencana pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yakni 5,4 persen.
Jika berhasil tembus 6 persen, Purbaya pun berkelakar akan meminta traktiran kepada Presiden RI Prabowo Subianto.
"Kalau di APBN 5,4 persen. Saya akan dorong ke 6. Kalau dapat 6," kata Purbaya kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026.
"Saya akan minta hadiah ke presiden, traktir lah," sambung dia.
Purbaya menjelaskan, salah satu strategi yang dilakukan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 6 persen yaitu melalui akselerasi anggaran. Ia ingin belanja fiskal dapat dilakukan selama awal tahun.
"Upayanya ya fiskal dibelanjakan dengan cepat di awal tahun dan mulai jalan. Terus kami sinkron kebijakan moneter lebih baik. Dengan moneter ya, bukan saya intervensi ya," tutur Purbaya.
Purbaya lantas meyakini, iklim usaha akan berangsur membaik. Sehingga mengembalikan kepercayaan investor, termasuk investor asing. Hal itu juga terjadi karena adanya kebijakan penyelesaian masalah debottlenecking atau hambatan investasi dan usaha melalui pembentukan satuan tugas yang menangani aduan pengusaha.
Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan komitmen untuk mengevaluasi peraturan-peraturan yang menghambat target pertumbuhan ekonomi.
"Nanti peraturan-peraturan yang mengganggu kita akan deteksi dan kita akan perbaiki secepatnya. Jadi, itu aja sudah cukup untuk tumbuh 6 persen atau lebih," pungkas dia.





