Ada di Condet, Gang Goa Monyet Jejak Kampung Terakhir Jakarta yang Menjaga Suasana Jadul di Tengah Urbanisasi

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Jakarta dikenal sebagai Ibu Kota maupun Kota Metropolitan. Banyak gedung pencakar langit terus berkembang hingga kepadatan penduduk yang tinggi.

Di tengah hiruk-pikuk dan pesatnya urbanisasi di Jakarta, ternyata masih ada jejak kampung dengan suasana pedesaan era 90-an. Kawasannya menyimpan sejarah panjang bagi masyarakat setempat.

Lokasi kampung serasa pedesaan zaman dahulu terletak di Condet, Jakarta Timur. Apalagi kalau bukan Gang Goa Monyet yang sering dijuluki "Kampung Terakhir Jakarta".

Mengenal Gang Goa Monyet 'Kampung Terakhir Jakarta' di Condet
Suasana Gang Goa Monyet, kawasan tersembunyi di Condet yang dijuluki Kampung Terakhir Jakarta
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube RB Channel

Gang Goa Monyet merupakan salah satu kawasan menawarkan suasana pedesaan berada di sudut Condet. Adapun lokasi Condet terletak di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sementara letak Goa Monyet berada di Kelurahan Balekambang, persis di tepi Kali Ciliwung. Jika ingin mengunjungi kampung ini bisa melewati Jalan Raya Condet.

Merujuk dari rekomendasi kanal YouTube konten kreator, Stefano Sanjaya, di pertengahan Jalan Raya Condet, akan bertemu pertigaan memasuki Jalan Kayu Manis. Patokannya terdapat plang arah masuk Pondok Pesantren Tapak Sunan.

Di jalan inilah, akan menemukan suasana yang semakin mengarah pada pedesaan. Kemudian, lurus terus sampai memasuki kawasan RW 03.

Patokan untuk menuju Gang Goa Monyet terletak di Barber Shop Asgar. Di sebelah kiri jalan di kawasan RW 03 tersebut, ada gang kecil menembus kawasan pedesaan seperti era 90-an.

Suasana pedesaan mulai tampak. Pohon-pohon tinggi yang rindang mengiringi jalan menuju Goa Monyet yang semakin berkelok-kelok dan menanjak layaknya menyusuri hutan.

Di Gang Goa Monyet, hanya sedikit rumah masih aktif dihuni. Setidaknya sekitar lima anggota keluarga yang bertahan di tengah diapit gedung-gedung pencakar langit.

Salah satu warga setempat, Septi menjelaskan alasan kawasan tersebut dinamai Goa Monyet. Dulunya menjadi habitat berbagai jenis monyet liat meramaikan suasana di kampung itu.

"(dulu) ada banyak monyetnya," kata Septi dikutip, Minggu (1/2/2026).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kampung Nelayan di Sukabumi Hampir Rampung, KSP: Tersedia Kios untuk Jualan hingga Cold Storange
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
6 Negara Ini Dulu Bagian Indonesia, Sekarang Sudah Maju
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Nenek 80 Tahun Asal Karangasem BaliHilang 2 Hari, Ditemukan Selamat di Ladang
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Perahu Retak Bupati dan Wakilnya di Hari Jadi Sidoarjo Ke-167
• 1 menit lalukompas.id
thumb
NEXT: Pemerataan pembangunan daerah tingkatkan kualitas hidup
• 4 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.