Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, menyatakan dukungan penuh terhadap kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan YouTube dalam memperkuat sektor pendidikan, kesehatan mental, dan literasi media melalui program Anak dan Keluarga Sigap Digital (AKSI).
Farah menilai, program tersebut memiliki potensi besar untuk membekali anak dan keluarga dalam menghadapi tantangan dunia digital. Namun demikian, ia menekankan pentingnya perencanaan intervensi yang tepat agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.
“Perlu dipastikan bentuk pembekalan yang diberikan bersifat berkelanjutan. Tidak hanya untuk siswa, tetapi juga bagi para guru sebagai pendamping utama di sekolah,”kata Farah dalam keterangan tertulis, Minggu, 1 Februari 2026.
Ia juga mendorong agar program AKSI dapat dipertimbangkan sebagai materi khusus atau muatan lokal yang diterapkan di sekolah-sekolah di Jakarta. Menurutnya, sebagai ibu kota, Jakarta memiliki peran strategis untuk menjadi pelopor kebijakan dan program pendidikan yang dapat direplikasi di daerah lain.
Selain itu, Farah berharap kolaborasi tidak terbatas pada satu platform digital saja. Ia menilai platform lain seperti TikTok dan Instagram memiliki jangkauan luas dan cepat di kalangan anak-anak dan remaja, sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pesan edukatif.
Di sisi lain, Farah menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat dari platform digital terkait penerapan batasan usia pengguna. Langkah tersebut dinilai krusial untuk mencegah anak-anak mengakses konten yang tidak sesuai, termasuk yang mengandung unsur kekerasan, perundungan, maupun konten tidak layak lainnya.
“Pengawasan ini sangat penting, mengingat masih banyak kasus di lingkungan sekolah, baik yang melibatkan guru maupun antar sesama murid,”jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa kerja sama antara Pemprov DKI dan YouTube mencakup pelatihan pembuatan konten edukatif yang telah dimulai di SMK Negeri 27 Jakarta. Selain itu, program tersebut juga memberikan pembekalan terkait kesehatan mental kepada sekitar 2.500 guru dan remaja.
Program AKSI dirancang untuk memberdayakan ekosistem sekolah dan keluarga di Jakarta agar mampu beraktivitas di ruang digital secara aman, produktif, dan bertanggung jawab. Inisiatif ini sejalan dengan visi Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat pembangunan karakter dan ketahanan generasi muda di era digital.
Editor: Redaktur TVRINews


