JAKARTA, KOMPAS.TV – Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, menjelaskan, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) 99 persen wajib bergabung dengan PSI.
Ia menyampaikan hal itu menjawab pertanyaan tentang apakah nantinya Jokowi bakal masuk dalam struktur kepengurusan PSI.
Awalnya, Bestari hanya menyampaikan bahwa pihaknya masih memiliki cukup panjang waktu untuk menyelesaikan administrasi dan struktur kepengurusan.
“Kita masih punya waktu yang cukup ya untuk menyelesaikan seluruh administrasi dan struktur kita sampai kepada verifikasi faktual nanti di Agustus 2027,” kata dia dalam dialog Sapa Indonesia Pagi, Kompas TV, Minggu (1/2/2026).
Baca Juga: Analis Politik: PSI Meyakini Jokowi Masih "Sakti Mandraguna", meski Tak Lagi Jadi Presiden
“Tentu kita tidak terburu-buru untuk meletakkan Pak Jokowi pada posisi yang in body nanti dengan kita bersama-sama,” ujarnya.
Meski hingga kini Jokowi tidak masuk dalam struktur kepengurusan PSI, Bestari memastikan pihaknya menempatkan Jokowi di posisi terhormat.
“Jadi itu pun tidak mengurangi bahwa kami meletakkan beliau pada posisi terhormat sebagai patron politik bagi kami, sebagai inspirator,” ucapnya.
“Nah kalau dikatakan apakah pasti akan bergabung? Saya katakan 99 persen itu Pak Jokowi wajib bergabung dengan PSI,” tuturnya.
Terlebih hingga saat ini, kata dia, Jokowi sudah dua kali secara tegas menyampaikan dukungan terhadap PSI.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- partai solidaritas indonesia
- psi
- bestari barus
- joko widodo
- jokowi


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489874/original/040437600_1769941050-Banjir.jpeg)


