Bisnis.com, JAKARTA – Jenama otomotif asal Jepang, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersiap meluncurkan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) andalannya, yakni Suzuki e-Vitara di pasar Indonesia.
Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Saputra memberi sinyal bahwa mobil listrik Suzuki e-Vitara bakal meluncur di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang digelar pada 5-15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
"Jadi mengenai informasinya [peluncuran Suzuki e-Vitara] sebentar lagi tanggal 5 nggak sampai satu minggu, kami meminta rekan-rekan untuk bersabar, kami akan memberikan informasi lebih lanjut," ujar Dony dikutip Minggu (1/2/2026).
Menurutnya, peluncuran e-Vitara merupakan bagian dari strategi multi-pathway yang ditetapkan oleh Suzuki. Sejauh ini, lini kendaraan elektrifikasi Suzuki mayoritas merupakan mild hybrid electric vehicle (MHEV) meliputi Suzuki Fronx Hybrid, XL7 Hybrid hingga Ertiga Hybrid.
Suzuki resmi memperkenalkan e-Vitara ke pasar global pada akhir 2024 di Milan, Italia. Selanjutnya, Suzuki telah memasarkan e-Vitara ke berbagai negara, termasuk Jepang, India hingga negara-negara Eropa.
Dari sisi teknis, e-Vitara memiliki dimensi panjang 4.275 milimeter, lebar 1.800 milimeter, dan tinggi 1.635 milimeter. Kendaraan ini dibangun di atas platform khusus kendaraan listrik terbaru Suzuki yang diberi nama HEARTECT-e.
Baca Juga
- Suzuki Kantongi Penjualan 64.000 Unit di 2025, Ditopang Carry hingga XL7
- Ini Perbedaan Mesin Hybrid Toyota, Nissan, Suzuki
- Toyota Pimpin Pasar Mobil Hybrid (HEV) November 2025, Suzuki & Honda Mengekor
Di pasar global, Suzuki e-Vitara ditawarkan dengan dua pilihan baterai lithium-ion yaitu baterai 61 kWh dan 49 kWh. Jarak tempuhnya diklaim tembus hingga 500 kilometer.
Menilik kinerja penjualannya, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, total penjualan ritel Suzuki tercatat sebanyak 64.838 unit pada Januari-Desember 2025.
Secara terperinci, model kendaraan niaga Suzuki New Carry masih menjadi kontributor terbesar penjualan ritel perseroan dengan porsi sekitar 47%.
Menurutnya, tingginya kontribusi tersebut sejalan dengan kebutuhan pelaku usaha terhadap kendaraan komersial yang dinilai efisien dari sisi biaya operasional dan ketahanan penggunaan.
Pada segmen kendaraan penumpang, tren pasar masih didominasi oleh model Sport Utility Vehicle (SUV). New Suzuki XL7 tercatat sebagai penyumbang terbesar di kategori ini dengan pangsa sekitar 20%, seiring permintaan konsumen terhadap kendaraan keluarga berkapasitas 7 penumpang.
Lini SUV Suzuki bertambah dengan kehadiran Fronx yang mengusung desain coupe SUV. Model ini diproduksi di fasilitas Suzuki Cikarang untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus mendukung aktivitas ekspor ke sejumlah negara.
Sejak diluncurkan pada Mei 2025, Fronx mencatatkan penjualan hampir 10.000 unit atau setara sekitar 14% dari total penjualan Suzuki sepanjang periode tersebut.





