Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Nusantara
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) secara resmi mengumumkan pemenang Sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan IKN. Pengumuman ini dibarengi dengan peluncuran buku Pembangunan IKN Tahap I yang berlangsung di Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Kawasan Pusat Kebudayaan IKN diproyeksikan sebagai ruang untuk merayakan serta mengembangkan identitas bangsa. Lokasinya berada di garis sumbu kebangsaan, sejajar dengan Istana Negara, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Kantor Otorita IKN, dan Masjid Negara. Fasilitas ini akan mencakup Plaza Demokrasi, Plaza Adi Budaya, museum, perpustakaan, galeri seni, hingga gelanggang olahraga.
Dalam sayembara tersebut, desain bertajuk Cerlang Nusantara ditetapkan sebagai Juara I. Sementara itu, Juara II diraih oleh Simfoni Puspa Segara dan Juara III diberikan kepada Kisah yang Ditenun oleh Rimba.
Konsep utama dari pemenang pertama mengusung perjalanan peradaban dari era megalitikum menuju masa depan. Desain bangunan utamanya menonjolkan nuansa batu berbentuk prismatik yang dipadukan dengan kearifan lokal Kalimantan, yakni filosofi pohon kehidupan atau pohon kebijakan.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pembangunan proyek ini akan mengedepankan aspek kolaborasi dan keterbukaan terhadap penyempurnaan desain.
“Copyrights adalah milik Otorita IKN. Pemenang kedepannya bisa berkolaborasi, mungkin nanti jika ada saran yang lebih baik. Masing-masing desain sudah ada perkiraan rancangan anggarannya. Kita akan lihat RABnya dulu dan kita juga pertimbangkan ketersediaan anggaran. Paling cepat pembangunan dimulai tahun 2027,” ujar Basuki dalam keterangannya yang dikutip pada, Minggu 1 Februari 2026.
Senada dengan hal tersebut, Yori Antar selaku anggota kelompok pemenang utama mengungkapkan optimismenya terhadap peran IKN di mata internasional melalui kekayaan budaya.
“IKN akan menginspirasi dunia, karena IKN menunjukkan betapa kayanya budaya dan tradisi kita,” ucap Yori.
Selain pengumuman sayembara, Otorita IKN juga meluncurkan dua buku dokumentasi pembangunan. Buku pertama berjudul Mengukir Kota Masa Depan karya Wicaksono Sarosa dan Sarwo Handayani, sedangkan buku kedua berjudul Membangun Kota Masa Depan yang disusun oleh Tim Otorita IKN.
Kehadiran Pusat Kebudayaan Nusantara ini diharapkan mempertegas posisi IKN bukan sekadar pusat pemerintahan, melainkan ruang peradaban yang berakar kuat pada tradisi dan berorientasi pada masa depan.
Editor: Redaktur TVRINews





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489753/original/018697400_1769929746-Penambahan-Alat-Berat-Untuk-Penanganan-Bencana-Di-Gayo-Lues-010226-rai-5.jpg-1.jpeg)