REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Platform digital kesehatan GoApotik berhasil meningkatkan kinerja pemasaran dan penjualan ribuan apotek UMKM melalui strategi digital marketing.
GoApotik merupakan produk digital PT Karsa Inti Tuju Askara (KITA), anak usaha PT Medela Potentia Tbk (MDLA). Direktur PT KITA, Ruth Retno Dewi, mengatakan digitalisasi pemasaran menjadi solusi penting bagi apotek, terutama di daerah, yang masih menghadapi keterbatasan akses pasar dan efisiensi distribusi.
“Melalui digitalisasi aktivitas pemasaran, kami memfasilitasi apotek untuk memperluas jangkauan distribusi dan melakukan pengiriman produk ke seluruh Indonesia,” kata Ruth dalam keterangan resmi.
Saat ini, layanan GoApotik telah menjangkau 483 kota di seluruh Indonesia dan bermitra dengan sekitar 8.000 apotek, yang mayoritas merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Produk yang dipasarkan mencakup vitamin, obat-obatan, suplemen, hingga obat herbal.
.rec-desc {padding: 7px !important;}Seiring perkembangan ekosistem digital, GoApotik terus mengembangkan berbagai inisiatif pemasaran berbasis teknologi dengan menyesuaikan tren platform digital. Strategi ini dinilai efektif meningkatkan efisiensi pemasaran, memperluas distribusi, sekaligus mendorong pertumbuhan penjualan apotek mitra.
Atas capaian tersebut, GoApotik meraih penghargaan Indonesia Digital Marketing Champions 2025 dengan predikat Excellent dalam ajang SWA Business Digest Champion Awarding.
Berdasarkan penilaian dewan juri, GoApotik meraih nilai akhir 88,9, tertinggi di antara peserta lain. Chairman SWA Media Group, Kemal Gani, menilai strategi digital marketing GoApotik memberikan dampak nyata bagi pelanggan.
“Dengan dukungan teknologi, GoApotik membantu sekitar 8.000 apotek, mayoritas UMKM. Ini menunjukkan digital marketing tidak sekadar mengejar trafik, tetapi mampu memberikan nilai nyata bagi pelanggan,” ujar Kemal.
Direktur PT Medela Potentia Tbk, Wimala Widjaja, menambahkan capaian GoApotik sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi digital di sektor kesehatan nasional.
“Melalui pemanfaatan teknologi, kami mendorong terciptanya ekosistem kesehatan Indonesia yang lebih inklusif. Pencapaian GoApotik menjadi bukti komitmen kami dalam mendukung apotek dan pelaku usaha kesehatan, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap produk kesehatan,” katanya.
Ke depan, GoApotik akan terus memperkuat strategi digital dan pengembangan layanan guna meningkatkan daya saing apotek UMKM sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap produk kesehatan yang berkualitas.
/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F31%2F3b5b99a3aac833a82c4cc68391b4abee-20260131TOK3.jpg)


