TABLOIDBINTANG.COM - Mariah Carey mengaku tidak nyaman melabeli dirinya sebagai seorang legenda, meski telah menorehkan pencapaian luar biasa sepanjang kariernya.
Pelantun "All I Want For Christmas Is You" itu telah mencetak 19 lagu nomor satu di tangga lagu Amerika Serikat dan menerima penghargaan MusiCares Person of the Year 2026 pada Jumat (30/1) lalu. Namun demikian, Carey tak tinggi hati dalam memandang statusnya.
“Ada makna sendiri terhadap kata-kata yang orang ucapkan,” ujar Carey kepada Billboard. “Tapi saya tidak menyebut diri saya legenda. Saya masih bekerja, masih berusaha keras,” lanjutnya.
Di usia 56 tahun, Carey menegaskan bahwa etos kerja kuat telah menjadi prinsip hidupnya sejak awal berkarier. Menurutnya, pelajaran terpenting yang ia pegang hingga kini adalah tetap setia pada diri sendiri.
“Saya selalu bekerja sangat keras karena sejak awal saya tahu ingin bertahan lama di industri ini,” jelasnya.
“Satu pelajaran yang saya dapat adalah tetap menjadi diri sendiri. Dan saya beruntung bisa melakukan hal itu,” katanya.
“Memang ada beberapa hal di sepanjang perjalanan yang tidak ideal, tapi sekarang saya masih di sini.”
Selain prestasi musiknya, Carey juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Selama bertahun-tahun, ia memberikan dukungan untuk upaya bantuan bencana, Make-A-Wish Foundation, serta berbagai isu lain seperti pendidikan dan penanggulangan HIV/AIDS.
“Semua dari kita seharusnya melakukan apa yang bisa kita lakukan untuk memberi kembali,” ujarnya.
“Kadang saya terlalu sibuk dengan jadwal, sehingga tidak sebanyak yang seharusnya. Tapi ini tetap menjadi bagian penting dalam hidup saya.”
/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F12%2F257638058e9dc0a2f02398480ee57438-20260112TOK13.jpg)

