Foto: Deputi Bidang Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono saat meyampaikan rilis BPS Senin, (2/2/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)
(haa/haa)
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia kembali membukukan surplus sebesar US$2,52 miliar. Ini adalah surplus 68 bulan secara beruntun sejak Mei 2020.
Surplus disumbang oleh ekspor yang mencapai US$26,35 miliar, sementara impor hanya US$23,83 miliar. Surplus ini lebih tinggi dibandingkan bulan Desember 2024, sebesar US$ 2,24 miliar.
(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Ekonomi Negeri K-Pop Suram, Indonesia Ikut Terancam



