JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto marah karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 8 persen.
"Enggak (marah) ya. Seharusnya kan begini, kita semua kan harusnya begitu ya, bukan hanya Presiden,” ucap Prasetyo, sebagaimana laporan Jurnalis Kompas TV Cindy Permadi di Jakarta pada Senin (2/2/2026).
Alih-alih marah, Prasetyo menuturkan pemerintah lebih menyikapinya dengan mencari solusi atas turunnya IHSG yang sangat signifikan.
Baca Juga: Sampaikan ke Presiden Prabowo, Abraham: Reformasi Polri Nyata jika Ada Pergantian Kapolri
"Kita perlu pahami bahwa apa yang melandasi sampai terjadinya turunnya IHSG kita sangat signifikan, kan begitu. Nah, itulah yang kemudian kita cari jalan keluarnya,” kata Prasetyo.
Sebagaimana diberitakan, IHSG mengalami tekanan berat hingga sempat memicu penghentian sementara perdagangan saham (trading halt).
Terkait situasi tersebut, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman kemudian secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Pengunduruan diri Imam Rachman disampaikan langsung di Media Center BEI, Jakarta, pada Jumat (30/1/2026).
Menurut Iman, pengunduran dirinya merupakan bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal Indonesia yang mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Sampaikan ke Presiden Prabowo, Abraham: Reformasi Polri Nyata jika Ada Pergantian Kapolri
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- presiden prabowo subianto
- prabowo subianto
- presiden prabowo marah
- prabowo marah
- prasetyo hadi
- prabowo marah ihsg anjlok





