Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 4.352 kepala keluarga (KK) tercatat masih mengungsi di Kabupaten Tangerang, Banten karena banjir yang terjadi sejak tiga pekan lalu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang mengungkapkan kebanyakan warga mengungsi di posko dan rumah saudara.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan, sebanyak 17 desa/kelurahan sampai saat ini masih digenangi banjir setinggi 30-50 cm.
"Dari total 27 wilayah kecamatan yang terdampak banjir, kini hanya tersisa empat wilayah kecamatan saja, sisanya sudah surut," kata Achmad, Senin (2/2/2026).
Adapun kecamatan yang masih terendam banjir di Kabupaten Tangerang yakni Mekar Baru, Kronjo, Kresek, dan Gunung Kaler.
"Dari empat kecamatan dan 17 kelurahan/desa yang terdampak banjir saat ini, terdapat 4.352 KK yang terdampak. Mereka yang masih terdampak masih mengungsi," katanya menambahkan.
Faktor utama yang menyebabkan banjir di Kabupaten Tangerang karena curah hujan hingga membuat Sungai Cidurian dan Cimanceuri meluap.
Saat ini, Pemkan Tangerang sudah memberikan bantuan logistik untuk 13.000 KK terdampak banjir.
Bantuan itu berupa makanan seperti sarden, beras, mie instan, biskuit dan minyak goreng.
Pemkab Tangerang juga telah mendistribusikan perlengkapan pos pengungsian seperti tenda, kasur lipat, selimut, terpal hingga pampers bayi dan lansia. (ant/iwh)



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489476/original/037355100_1769872866-1.jpg)
