Bisnis.com, JAKARTA — Momen Nataru 2025/2026 dan program stimulus berupa diskon tarif tiket angkutan umum terpantau sukses mengerek jumlah penumpang di semua moda transportasi secara bulanan, pada Desember 2025.
Deputi Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono menjelaskan, peningkatan mobilitas tersebut memang sejalan dengan kemudahan dari harga tiket yang lebih rendah bahkan gratis di sebagian transportasi.
“Secara bulanan jumlah penumpang pada seluruh moda transportasi mengalami peningkatan, terutama adanya peningkatan mobilitas masyarakat adanya momen Natal dan ditambah stimulus pemerintah” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (2/1/2026).
Peningkatan tersebut terjadi meski dalam kondisi cuaca diselimuti proyeksi ekstrem dan curah hujan tinggi, serta bencana di sejumlah wilayah di Indonesia.
Melihat data secara perinci, peningkatan tertinggi terjadi pada angkutan laut domestik yang tumbuh 21,69% month to month (MtM) atau dibandingkan dengan November 2025. Kemudian Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan (ASDP) tumbuh 20,46%, dan kereta api tumbuh 7,03%.
Jumlah penumpang di angkutan udara internasional tumbuh hingga 8,54% MtM, sementara angkutan penumpang udara domestik tumbuh 9,02%.
Baca Juga
- Bocoran Diskon Tiket Pesawat hingga Kereta Api pada Lebaran 2026
- Damri Promo Diskon Tiket Bus Long Weekend Januari 2026, Cek Rutenya
- Airlangga Beri Sinyal Insentif Lebaran 2026, Ada Diskon Tiket Pesawat
Meski demikian, data menunjukkan bahwa diskon tiket pesawat tak serta merta mengerek jumlah penumpang pada Desember 2025 secara tahunan atau year on year (YoY), yang justru mengalami kontraksi -4,05%.
Anjloknya jumlah penumpang pada pesawat domestik ini menjadi satu-satunya di antara moda lain yang mencatatkan kinerja positif secara bulanan maupun tahunan.
Kontraksi tersebut juga terpantau pada kinerja Januari—Desember 2025, yang mana angkutan udara domestik mengalami kontraksi -5,82% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Dari 63,47 juta penumpang pada 2024, menjadi hanya 59,77 juta penumpang pada 2025.
Berbanding terbalik dengan jumlah penumpang yang diangkut dengan kereta api—baik kereta bandara, MRT, dan LRT—yang mengangkut 549,90 juta penumpang sepanjang 2025 atau meningkat 8,88%.
“Moda kereta api di tahun 2025 mengalami peningkatan yang tergolong signifikan,” tambahnya.
Sementara bila melihat pertumbuhan tertinggi, tercatat pada angkutan penumpang laut domestik yang berhasil membawa 30,51 juta penumpang atau tumbuh 16,48% dari tahun sebelumnya yang mencapai 26,20 juta orang.
Adapun, diskon untuk kereta api, kapal laut, dan angkutan penyeberangan mulai berlaku serentak pada 21 November 2025 pukul 00.01 WIB untuk keberangkatan mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, kecuali kapal laut yang dimulai lebih awal pada 17 Desember 2025.
Sementara maskapai penerbangan memberikan diskon tiket 12%–14% bagi sekitar 36 juta penumpang untuk keberangkatan pada 22 Oktober 2025 sampai 10 Januari 2026.





