JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut proses pengunduran diri sejumlah pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah rampung.
"Sudah. Sudah kemarin siang. Sudah selesai," ujarnya di Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), sebagaimana laporan jurnalis KompasTV, Cindy dan Anggi.
Ia menjelaskan pemerintah mempertimbangkan teknis pengisian kekosongan jabatan di OJK dengan tidak membentuk tim seleksi atau timsel untuk mempercepat waktu.
"Rencananya begitu, untuk mengisi kekosongan yang tiga. Tetapi kan juga sebetulnya mungkin tidak perlu timsel ya untuk mempercepat waktu," ujarnya.
"Karena mengisi PAW (pergantian antarwaktu) masih menjadi ranah kewenangan dari Bapak Presiden untuk bisa mengusulkan nama-nama. Nanti akan kita bicarakan setelah ini."
Baca Juga: Menkeu Purbaya Optimis IHSG Menguat Usai Petinggi OJK-BEI Mengundurkan Diri
Diberitakan Kompas.tv, sejumlah pejabat strategis OJK mundur pada Jumat (30/1/2026) lalu. Mereka yang mundur dari jabatannya antara lain Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Wakil Ketua Mirza Adityaswara, serta dua anggota dewan komisioner lainnya Inarno Djajadi dan I.B. Aditya Jayaantara.
Para pejabat tersebut menyatakan keputusannya mengundurkan diri merupakan bentuk pertanggungjawaban moral atas kondisi volatilitas pasar yang dialami Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir.
Terkait hal itu, OJK kemudian menunjuk Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK), yakni dengan menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner.
Termasuk, menetapkan Hasan Fawzi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- ojk
- otoritas jasa keuangan
- mensesneg
- prasetyo hadi
- pejabat ojk mengundurkan diri



