Ahli Gizi Ungkap 5 Makanan Pendukung Fungsi Otak dan Memori

eranasional.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Menjaga kesehatan otak dan daya ingat tidak hanya bergantung pada aktivitas mental, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pola makan sehari-hari. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa asupan makanan tertentu dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif, memperkuat memori, hingga melindungi otak dari penurunan fungsi seiring bertambahnya usia.

Ahli gizi dari Plant-Based Health Professionals, Claire Lynch, menjelaskan bahwa konsumsi makanan yang memicu inflamasi dapat berdampak buruk pada kesehatan otak. Inflamasi kronis dapat menyebabkan stres oksidatif pada sistem vaskular, yakni jaringan pembuluh darah yang bertugas mengalirkan darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak.

“Makanan pemicu inflamasi dapat berkontribusi pada diabetes tipe 2, kenaikan berat badan, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi. Kondisi-kondisi tersebut juga berpengaruh pada kesehatan otak,” ujar Lynch, dikutip dari BBC, Selasa (9/9/2025).

Menurutnya, kesehatan pembuluh darah memiliki peran krusial bagi fungsi otak. “Segala hal yang memengaruhi kesehatan vaskular akan memengaruhi kesehatan otak, karena otak sangat bergantung pada aliran darah yang sehat,” tambahnya.

Lantas, makanan apa saja yang baik untuk menjaga kesehatan otak dan meningkatkan daya ingat? Berikut daftarnya.

1. Sayuran Hijau

Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale, dan collard greens dikenal sebagai salah satu makanan terbaik untuk kesehatan otak.

Ahli gizi Melissa Mitri, M.S., RDN menyebutkan bahwa konsumsi rutin sayuran hijau dapat membantu memperlambat penurunan kognitif seiring bertambahnya usia, meningkatkan daya ingat, serta mendukung kemampuan berpikir kritis.

Sayuran ini mengandung berbagai nutrisi penting seperti folat, beta karoten, vitamin E, dan vitamin K yang berperan melindungi sel-sel otak dari kerusakan oksidatif. Untuk hasil optimal, sayuran hijau sebaiknya diolah dengan cara sederhana, seperti dijadikan salad atau sup.

2. Brokoli

Brokoli merupakan sayuran kaya antioksidan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan otak. Dalam sekitar 160 gram brokoli matang, kandungan vitamin K-nya dapat memenuhi lebih dari 100 persen Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian.

Vitamin K berperan dalam pembentukan sphingolipids, jenis lemak penting yang terdapat di sel-sel otak. Sejumlah penelitian pada lansia menunjukkan bahwa asupan vitamin K yang lebih tinggi berkaitan dengan fungsi memori dan kognitif yang lebih baik.

Selain itu, brokoli mengandung sulforaphane yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan untuk melindungi otak dari kerusakan.

3. Telur

Telur merupakan sumber nutrisi penting untuk fungsi otak, seperti vitamin B6, vitamin B12, folat, dan kolin (choline).

Dikutip dari Healthline, kolin berperan dalam pembentukan asetilkolin, neurotransmitter yang membantu mengatur suasana hati dan daya ingat. Meski penelitian tentang telur dan kesehatan otak masih terus berkembang, kandungan nutrisinya terbukti mendukung fungsi sistem saraf.

4. Biji Labu

Biji labu atau pumpkin seeds kaya akan serat, dengan hampir delapan gram serat dalam satu cangkir.

Serat berperan penting dalam menjaga kesehatan gut-brain axis, yaitu jalur komunikasi antara usus dan otak. Dilansir dari Eating Well, kesehatan usus yang baik dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif dan efisiensi kerja otak.

Selain serat, biji labu juga mengandung mineral seperti magnesium dan antioksidan yang mendukung kesehatan saraf.

5. Teh Hijau

Teh hijau dikenal mampu meningkatkan fungsi otak berkat kandungan kafein yang membantu meningkatkan kewaspadaan, fokus, dan konsentrasi.

Tak hanya itu, teh hijau juga mengandung L-theanine, asam amino yang dapat menenangkan pikiran dengan meningkatkan aktivitas neurotransmitter GABA. Kandungan polifenol dan antioksidan di dalamnya turut melindungi otak dari penurunan fungsi kognitif dan risiko penyakit neurodegeneratif.

Mengonsumsi makanan yang tepat secara rutin dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan otak dan daya ingat. Dikombinasikan dengan gaya hidup aktif, tidur cukup, dan stimulasi mental, pola makan sehat dapat membantu menjaga fungsi otak tetap optimal hingga usia lanjut.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kejagung Dinilai Bisa Selidiki Perkara yang Dihentikan KPK
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Onad Pilih Teman setelah Bebas dari Rehabilitasi Narkoba, Habib Jafar Jadi Rujukan
• 10 jam lalugenpi.co
thumb
Cerita Pesulap Merah Soal Istrinya yang Meninggal, Dikira Sariawan Berujung Kanker Mulut
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Melawan saat Ditangkap, 2 Maling Motor di Binjai Didor
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Bahar bin Smith Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa Polisi Rabu Besok
• 3 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.